Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Fakta Menarik Tentang Sukoharjo

Asal-usul Nama Gunung Pegat Sukoharjo dan Mitosnya : Konon Pengantin Tak Boleh Lewat Sini

Ada dua versi cerita masyarakat yang berkembang, sehingga lokasi tersebut dinamakan Gunung Pegat.

|
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
WISATA SUKOHARJO - Pemandangan dari Gunung Pegat Sukoharjo berupa barisan perbukitan di sisi selatan pada 2020 lalu. Begini asal usul nama Gunung Pegat dan mitosnya yang terkenal. (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Gunung Pegat, yang terletak di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, kini menjadi salah satu destinasi wisata populer di Kota Makmur.

Asal usul Gunung Pegat ternyata cukup panjang.

Pegat sendiri merupakan Bahasa Jawa, yang memiliki arti berpisah.

Baca juga: Beredar Kabar Perampokan di Gunung Pegat Wonogiri, Polisi Meluruskan, Sebut Korban Dipalak

Ada dua versi cerita masyarakat yang berkembang, sehingga lokasi tersebut dinamakan Gunung Pegat.

Kepala Desa Karangasem Bambang Minarno mengatakan, versi pertama menyebut karena adanya dua gunung dengan ketinggian yang sama, namun terpisah.

"Di sini hanya ada dua gunung, di Gunung Pegat ini dan di sebelah selatan yang letaknya di Desa Tiyaran," katanya, Jumat (17/6/2022).

"Tapi karena gunungnya terpisah, dan orang-orang menyebutnya gunung pegat," imbuhnya.

Baca juga: Inilah Asal Usul Nama Gunung Pegat di Sukoharjo, Ada 2 Versi Cerita Masyarakat

Pemandangan dari atas Gunung Pegat yang terletak di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo
WISATA SUKOHARJO - Pemandangan dari atas Gunung Pegat yang terletak di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo (TribunSolo.com)

Mitos Gunung Pegat

Gunung Pegat sendiri memiliki mitos cukup terkenal bagi warga lokal.

Ya, terdapat mitos di tengah masyarakat yang melarang pengantin baru melewati kawasan Gunung Pegat.

Apabila nekat melewati kawasan Gunung Pegat, maka hubungan percintaan mereka terancam cerai atau pegatan dalam bahasa Jawa.

"Pengantin baru sebelum selapan dino dilarang melawat ke Gunung Pegat, atau melewati jalan Gunung Pegat," kata Bambang.

Baca juga: Kisah Nunung, Pelawak Asal Solo yang Kini Tinggal di Kos-kosan, Ungkap Titik Terendah dalam Hidupnya

"Sebenarnya ada jalan penghubung Klile sampai Jatirejojadi, itu dulu jadi jalan utama, tapi ini sudah rusak," imbuhnya.

Saat ini, mitos tersebut sudah dipatahkan dengan adanya pasangan pengantin yang melangsungkan proses pernikahan pada awal Maret 2022 lalu.

Ya, Gunung Pegat yang dulunya merupakan gunung yang tak terurus, kini menjadi salah satu lokasi destinasi wisata favorit di Kecamatan Bulu.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved