Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Gebrakan Sigit Pamungkas di Sragen

Bupati Sragen Sigit Ingin Realokasi Pemberian Beasiswa Sarjana untuk Sekolah Vokasi, Ini Alasannya

Bupati Sragen Sigit Pamungkas ingin melakukan realokasi pemberian beasiswa untuk warga Sragen yang kurang mampu.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
REALOKASI PEMBERIAN BEASISWA - Suasana konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2025-2029 di Kantor Terpadu Pemda Sragen, Selasa (18/3/2025). Dalam paparannya dalam Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD Kabupaten Sragen tahun 2025-2029, Bupati Sragen Sigit Pamungkas ingin melakukan realokasi pemberian beasiswa untuk warga Sragen yang kurang mampu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dalam paparannya dalam Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2025-2029, Bupati Sragen Sigit Pamungkas ingin melakukan realokasi pemberian beasiswa untuk warga Sragen yang kurang mampu.

Sigit menginginkan agar beasiswa itu diberikan kepada mereka yang ingin menempuh sekolah vokasi.

"Pemberian beasiswa untuk SMK dan perguruan tinggi vokasi, karena selama ini, beasiswa banyak untuk sarjana, coba kira realokasi untuk sekolah vokasi," kata Sigit di aula Kantor Terpadu Pemda Sragen, Selasa (18/3/2025).

Alasannya karena Sigit ingin mendorong kepada anak-anak Sragen bisa lulus dengan memiliki kemampuan.

Dengan kemampuan dan keahlian yang telah diberikan di jenjang SMK ataupun perguruan tinggi vokasi itulah, maka anak-anak Sragen dengan mudah terserap ke dunia kerja.

PEMBERIAN BEASISWA - Bupati Sragen, Sigit Pamungkas saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (14/3/2025). Dia mengajukan agar Sragen dibangun Sekolah Rakyat ke pusat.
REALOKASI PEMBERIAN BEASISWA - Bupati Sragen, Sigit Pamungkas saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (14/3/2025). Dalam paparannya dalam Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2025-2029, Bupati Sragen Sigit Pamungkas ingin melakukan realokasi pemberian beasiswa untuk warga Sragen yang kurang mampu. (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

"Anak sekolah di SMA, maka trendnya harus kuliah, kalau tidak kuliah tidak memiliki kompetisi, mau bengkel, jahit tidak bisa, SMA itu unskillable kalau tidak melanjutkan kuliah," terangnya.

"Kalau anak SMK bisa langsung kerja, bisa bengkel, jahit, dan lain-lain, kalau kita lihat, semakin besar anak di SMA berkontribusi untuk unskillable, menjadikan pengangguran yang tidak memiliki skill, oleh karena itu vokasi itu penting," sambungnya.

Sigit menambahkan selain pemberian beasiswa, ada banyak program yang ditawarkan dalam pembahasan RPJMD kali ini.

Baca juga: Muncikari di Gunung Kemukus Sragen Ini Ambil Cuan Rp50 Ribu Tiap Kali Ada Pria Hidung Belang Main

Diantaranya, memperbaiki sarana prasaran sekolah, serta ada program seragam gratis untuk jenjang SD dan SMP.

Sigit menggarisbawahi bahwa program seragam gratis itu diberikan kepada semua siswa SD dan SMP, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.

"idak terbatas orang miskin atau tidak, tetapi mereka semua yang sedang duduk di SD dan SMP digratiskan seragamnya," ujar dia.

Selain itu, Sigit juga ingin mengadakan sekolah ungul sampai tingkat desa untuk jenjang SD dan SMP, serta adanya program smart class.

"Yang terakhir ada perluasan dan penambahan layanan bus sekolah gratis, dan jamina kesehatan bagi masyarakat miskin," pungkasnya.

(*)

 

 

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved