Kasus DBD di Sragen

Hingga April 2025, Tercatat Ada 102 Kasus DBD di Sragen, Terbanyak di Sumberlawang

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih ditemukan di Kabupaten Sragen pada tahun 2025 ini.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Istimewa
FOGGING DBD : Ilustrasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen melakukan fogging, beberapa waktu lalu. Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Sri Subekti mengatakan ada 102 kasus DBD di Sragen hingga Senin (14/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih ditemukan di Kabupaten Sragen pada tahun 2025 ini.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Sri Subekti mengatakan ada 102 kasus DBD di Sragen hingga Senin (14/4/2025).

"Update kasus DBD tahun 2025 hingga hari ini sebanyak 102 kasus," katanya kepada TribunSolo.com.

FOGGING DBD : Ilustrasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen melakukan fogging, beberapa waktu lalu. Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Sri Subekti mengatakan ada 102 kasus DBD di Sragen hingga Senin (14/4/2025).
FOGGING DBD : Ilustrasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen melakukan fogging, beberapa waktu lalu. Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Sri Subekti mengatakan ada 102 kasus DBD di Sragen hingga Senin (14/4/2025). (TribunSolo.com / Istimewa)

Lanjutnya, kasus DBD paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Sumberlawang sebanyak 13 kasus.

Kemudian, masing-masing 10 kasus DBD ditemukan di Kecamatan Kalijambe dan Karangmalang.

Kasus DBD terbanyak selanjutnya ditemukan di Kecamatan Plupuh (8 kasus), Gemolong (8 kasus), Masaran (7 kasus), Miri (6 kasus), Ngrampal (6 kasus), Sidoharjo (6 kasus), dan Sragen (5 kasus).

"Kasus DBD di Kecamatan Sukodono ada 4 kasus, terus di Kedawung, Sambirejo, Sambungmacan, dan Tanon ditemukan masing-masing 3 kasus," jelasnya.

"Lalu masing-masing ditemukan 2 kasus di Kecamatan Gondang, Mondokan, dan Gesi, satu kasus ditemukan di Kecamatan Tangen, dan di Kecamatan Jenar tidak ditemukan kasus DBD," sambungnya.

Baca juga: Lika-liku Warga Sragen Menikah dalam Kondisi Derita DBD, Trombosit Membaik, Diberi Cuti Sakit 2 Jam

Sementara itu, jumlah pasien yang mengalami demam dengue tercatat sebanyak 1.523 orang yang tersebar di 20 kecamatan.

Kasus DBD di Kabupaten Sragen hingga April 2025 tersebut menurun jika dibanding tahun lalu.

Dimana, kasus DBD dari 1 Januari-28 Maret 2024 tercatat sebanyak 152 kasus. 

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved