TOPIK
Kasus DBD di Sragen
-
Warga Kabupaten Sragen diminta untuk tetap mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah cuaca yang belum menentu.
-
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih ditemukan di Kabupaten Sragen pada tahun 2025 ini.
-
Kasus DBD di Sragen terjadi di Sragen, ada 7 warga yang terjangkit DBD berasal dari berbagai kecamatan di Bumi Sukowati.
-
Saat disemayamkan di rumah duka, nampak sang ibu, yakni Ika hanya bisa memandang pilu peti jenazah sang anak.
-
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Udayanti Proborini mengatakan lonjakan kasus DBD ini merupakan siklus lima tahunan.
-
Untuk menangani kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen telah mengumpulkan pengurus seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Sragen.
-
Kecamatan yang belum ditemukan kasus DBD antara lain di Kalijambe, Sambungmacan, Karangmalang, Sidoharjo, Gemolong dan Jenar.
-
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sragen kembali bertambah per Senin (5/2/2024) menjadi 46 kasus.
-
Nyamuk penyebab DBD suka hidup di lingkungan yang rimbun. Oleh karena itu, warga diminta untuk lebih memperhatikan kebersihan tempat tinggal
-
DBD memakan korban lagi di Sragen. Korban adalah seorang anak berusia 6,5 tahun. Dia masih bertetangga dengan korban sebelumnya SEI.
-
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen akan menggalakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
-
Ratusan orang di Kabupaten Sragen tercatat menjadi suspek kasus demam berdarah dengue (DBD).
-
Sejumlah kecamatan di Kabupaten Sragen menjadi endemis demam berdarah dengue (DBD).
-
Ada dua tambahan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sragen saat awal Februari 2024.
-
Penambahan kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Sragen saat awal bulan Februari 2024.