Efisiensi Anggaran Dinas di Solo

Pemerintah Kota Solo Longgarkan Efisiensi, Kini Bolehkan Rapat di Hotel

Wali Kota Solo Respati Ardi berharap dengan pelonggaran ini bisa sedikit memberi nafas untuk bisnis perhotelan yang lesu semenjak efisiensi diterapkan

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
LONGGARKAN EFIESIENSI : Wali Kota Solo Respati Ardi saat ditemui di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Senin (24/2/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo melonggarkan aturan efisiensi belanja dengan memperbolehkan rapat di hotel. Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan, pelonggaran ini dengan syarat jika mengadakan rapat di tempat lain biayanya hampir sama diadakan di tempat lain.

"Kami di pemerintah kota sedikit melonggarkan apabila satuan harganya itu hampir sama dengan rapat di hotel kami Pemerintah Kota Surakarta memperbolehkan untuk bisa rapat di hotel,” terangnya.

Ia berharap dengan pelonggaran ini bisa sedikit memberi nafas untuk bisnis perhotelan yang lesu semenjak efisiensi diterapkan.

"Untuk bisa men-trigger lagi teman-teman di hotel. Cuma kita lihat sewa kursi, tenda, harganya hampir sama dengan hotel, lebih efisien di hotel bisa juga,"

"Menyediakan tenda dan kursi malah habis banyak pilih di hotel. Tetap memperhatikan efisien dan jangan berlebihan,” jelasnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Bertemu Respati Ardi di Solo, Bahas PHK hingga Efisiensi Anggaran Pemerintah

Seperti telah diketahui, Pemerintah Pusat mengurangi dana transfer ke daerah. Sekretaris Daerah Kota Solo Budi Murtono dana transfer yang dikurangi hingga Rp 4 miliar. Ia pun akan memangkas sejumlah alokasi untuk efisiensi anggaran.

"Ada beberapa ya di inpres ada perjalanan dinas, biaya ceremony, ATK, penghematan,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Bappeda, Kamis (6/2/2025) lalu.

Ia pun tetap mengupayakan efisiensi anggaran ini tidak mengganggu pelayanan publik. Ia belum bisa memastikan alokasi apa saja yang akan dipangkas.

"Kita hitung dulu belanja mana yang kita efisienkan. Jangan sampai mengganggu layanan publik dan mengganggu jalannya pemerintah,” tuturnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved