Ijazah Jokowi Digugat
Ijazah Jokowi Sudah Dinyatakan Asli, Susno Duadji Kini Pertanyakan Penerbitannya : Sah atau Tidak?
Susno Duadji mengungkapkan, polisi juga harus menyelidiki apakah proses penerbitan ijazah tersebut dilakukan secara sah atau tidak
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
"Nah kembali kepada apa yang kita perdebatkan malam ini. Mestinya yang diumumkan itu, dan saya yakin ya, Saya yakin Bareskrim sudah on the track," ujar Susno Duadji.
"Dia (Bareskrim) sudah memeriksa, saksi, memeriksa segala macam. Baru pada kesimpulan ijazah ini sah. Jadi?," jelas Susno Duadji sambil merentangkan kedua tangannya.
"Belum sampai kesimpulan sah, sah kan ni. Baru identik," timpal Guru Besar Hukum Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad.
Bareskrim Polri Sudah Periksa Pengumuman Seleksi Mahasiswa di Koran Tahun 1980
Bareskrim Polri secara tegas menyatakan jika ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) adalah asli.
Bareskrim Polri juga memastikan Jokowi pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah melakukan proses verifikasi.
Menurut polisi, Jokowi telah memenuhi semua syarat untuk lulus sebagai sarjana kehutanan dari UGM.
Baca juga: Di Solo, Jokowi Buka Suara Soal Nama Masa Kecilnya, Purwoko atau Mulyono?
Untuk menjawab keraguan publik soal ijazah Jokowi, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, membeberkan salah satu bukti Jokowi pernah berkuliah di UGM.
Bukti yang diperlihatkan itu adalah pengumuman kelulusan mantan wali kota Solo itu dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dimuat di surat kabar Kedaulatan Rakyat.
"Penyelidikan menemukan bukti bahwa Insinyur Joko Widodo mendaftar dan diterima di Fakultas Kehutanan UGM pada 1980," kata Djuhandhani dalam konferensi pers, Kamis (22/5/2025).
"Bukti ini tercantum dalam koran Kedaulatan Rakyat yang merilis informasi mengenai 3.169 peserta yang berhasil dalam ujian masuk PPI atau Proyek Perintis 1 UGM pada Jumat, 18 Juli 1980," tutur Djuhandhani menjelaskan.
Baca juga: Sejarah Tumpang Mbok Jami yang Legendaris di Sragen, Langganan Jokowi saat Masih Wali Kota Solo
Tampak dalam hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru UGM yang dimuat di Kedaulatan Rakyat itu, nama Joko Widodo tercantum di halaman 4 kolom 6, urutan ke-14 untuk Fakultas Kehutanan.

Bareskrim juga telah melakukan verifikasi keaslian koran tersebut.
"Keaslian koran tersebut telah diverifikasi melalui keterangan staf perpustakaan," ujar Djuhandhani.
Kemudian juga ada surat kabar Bernas dalam edisi yang sama juga mencantumkan jadwal pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru Fakultas Kehutanan UGM, yang dijadwalkan pada Senin, 28 Juli 1980.
Jokowi di Solo Mengaku Ijazah Aslinya Disita Polisi, Pakar Hukum Pidana : Publik Berhak Melihat |
![]() |
---|
Terungkap, Bambang Tri Pilih Tidur di Rumah Tetangga Setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen |
![]() |
---|
Bambang Tri Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen, Rumahnya di Blora Terpantau Sepi |
![]() |
---|
Alasan Di Balik Terpidana Kasus Ijazah Jokowi Bambang Tri Bisa Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen |
![]() |
---|
Bambang Tri Mulyono Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen, Proses Pengajuan PK Kasusnya Tetap Lanjut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.