Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Mitos Umbul Nogo Manyaran Wonogiri, Konon Disakralkan Sebagai Tempat Panyuwunan

TribunSolo.com berkesempatan menguak sejarah hingga mitos Umbul Nogo di Kecamatan Manyaran, Wonogiri.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
UMBUL NOGO - Suasana Umbul Nogo di Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri. Selain terkenal akan wisata religinya, Umbul Nogo juga kerap didatangi orang-orang untuk berdiam diri dan meminta petunjuk. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Matahari sedang terik-teriknya ketika Sekretaris Desa Karanglor, Saryanto, menjelaskan kepada saya secara mendetail tentang Umbul Nogo yang terletak di Kecamatan Manyaran, Wonogiri.

Meski begitu, di siang hari itu tak terasa panas, sebab kami berbincang tepat di bawah pepohonan rindang.

Selain itu, angin juga berhembus cukup kencang di musim kemarau seperti ini.

Saryanto menceritakan secara rinci sejarah hingga mitos Umbul Nogo manyaran yang kini disulap menjadi tempat wisata.

Namun bukan hanya wisata biasa, Umbul Nogo juga terkenal akan wisata religinya.

"Disini juga terkenal untuk penyuwunan, wisata religi sampai saat ini. Bahkan dulu yang sangat menonjol itu religinya mas, banyak orang yang mungkin memiliki masalah, dia punya permohonan lalu kesini, memohon kepada Tuhan yang Maha Kuasa," jelasnya.

Suasana Umbul Nogo di Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri.
UMBUL NOGO - Suasana Umbul Nogo di Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri. Selain terkenal akan wisata religinya, Umbul Nogo juga kerap didatangi orang-orang untuk berdiam diri dan meminta petunjuk.

Menurut dia, saat datang ke Umbul Nogo, tidak semua orang ingin menikmati wisatanya airnya saja.

Namun ada beberapa orang yang ingin menyampaikan keinginannya kepada Tuhan lewat Umbul Nogo.

"Nek pengen nyenyuwun neng kene, atimu resikno sik. Ojo rumongso sugih, kowe nduwe pangkat lan jabat. Atimu resikno sik," imbuhnya.

Saryanto mengatakan orang yang ingin berwisata religi di Umbul Nogo biasanya datang pada malam hari, terlebih lagi pada malam Jumat.

Ada tempat-tempat yang biasa digunakan oleh orang-orang yang mempunyai kepercayaan itu sebagai tempat untuk berdiam diri dan meminta petunjuk.

Tempat itu yakni di bawah sumber air utama atau berada di area kolam ikan. Saryanto pun juga dengan senang hati menunjukkan lokasinya.

Baca juga: Cara Menuju Umbul Nogo Manyaran Wonogiri, Simak Rute dan Alternatif Transportasi

"Di situ (tempat meminta petunjuk) kodam-kodam seperti kepala naga masih ada. Biasanya berdiam disini, sambil membawa kopi pahit gitu sudah berkenan," paparnya.

Saryanto mengatakan, meski ada tempat yang disakralkan untuk berdoa, namun ada beberapa tempat lain yang biasa digunakan untuk berdoa juga.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved