Sekolah Rakyat Sragen
Pendaftar Sekolah Rakyat Sragen Masih Minim, Baru Ada 8 Calon Siswa dari Target 75 Orang
Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Yuniarti mengatakan nantinya akan dibuka jenjang SD dan SMP.
"Saat ini sedang dilakukan sosialisasi oleh pendamping sosial PKH setempat, untuk SD dibuka 2 rombel dan SMP 1 rombel," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (1/8/2025).
Sementara, proses pembelajaran Sekolah Rakyat akan digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Technopark Ganesha Sukowati, sembari menunggu pembangunan gedungnya.
Yuniarti menambahkan bagi warga Sragen yang ingin mendaftar, syaratnya harus warga Kabupaten Sragen, bisa siswa baru atau siswa putus sekolah.
Selain itu, calon siswa merupakan anak dari keluarga tidak mampu, yang masuk dalam data DTSEN Kementerian Sosial.
Sekolah Rakyat di Sragen memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya ruang belajar yang nyaman dan modern, makan 3 kali dan snack 2 tiap hari.
Selain itu juga disediakan seragam sekolah, perlengkapan individu, kamar/tempat tidur bersih dan bagus, terdapat fasilitas kesehatan, dan orang tua serta keluarga bisa menjenguk.
"Pendaftaran dibuka sampai dengan 6 Agustus 2025," katanya.
Ia menambahkan calon siswa memiliki motivasi tinggi untuk belajar, dan orang tua/wali mendukung pendidikan anaknya.
Calon siswa juga sehat jasmani dan rohani, serta mendapatkan izin dari orang tua untuk tinggal di asrama.
"Sekolah rakyat ini gratis, tanpa dipungut biaya, gratis biaya sekolah, gratis biaya asrama, gratis biaya hidup, gratis seragam sekolah, dan gratis makan bergizi," jelasnya.
"Sekolah rakyat memiliki keunggulan yakni diberikan pendidikan formal dan karakter, pendamping profesional sepanjang waktu, siswa unggulan dan bersaing, sekolah asrama, dan ijazah setara sekolah formal, dan dapat digunakan ke jenjang selanjutnya," sambungnya.
Mengenal Technopark Ganesha Sukowati Sragen
Technopark Ganesha Sukowati yang berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menjadi salah satu pusat pelatihan kerja dan inovasi teknologi unggulan di Indonesia.
Lembaga ini berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen dan telah beroperasi sejak tahun 2009, setelah diresmikan langsung oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.
Pekan Ketiga Pendaftaran Dibuka, Sekolah Rakyat di Sragen Baru Dapat 14 Murid, Tak Diminati? |
![]() |
---|
Penyebab Peminat Sekolah Rakyat di Sragen Minim : dari Ortu Tak Tega, hingga Data Kemensos Tak Valid |
![]() |
---|
Sempat Putus Sekolah, Cita-cita Lintang di Sragen jadi Perawat Terbuka Lebar Lewat Sekolah Rakyat |
![]() |
---|
Alasan Lain Pendaftar Sekolah Rakyat di Sragen Masih Minim, Belum Ada Wujud Gedung Fisik Permanen |
![]() |
---|
Termakan Usia, Gedung Sementara Sekolah Rakyat di Technopark Sragen Alami Beberapa Kerusakan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.