Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Sekolah Rakyat Sragen

Pendaftar Sekolah Rakyat Sragen Masih Minim, Baru Ada 8 Calon Siswa dari Target 75 Orang

Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).

|
TribunSolo.com/ Andreas Chris
SEKOLAH RAKYAT - Ilustrasi asrama sekolah rakyat, belum lama ini. Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Nantinya akan dibuka jenjang SD dan SMP. Hanya saja, jumlah calon siswa yang mendaftar di Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen masih minim. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Jumlah calon siswa yang mendaftar di Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen masih minim.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengatakan pihaknya menerima surat dari Kementerian Sosial untuk membuka penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat tahun akademik 2025/2026 pada 29 Juli 2025.

"Inti dari surat itu, untuk beberapa daerah termasuk Kabupaten Sragen dibuka pendaftaran peserta didik Sekolah Rakyat," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (6/8/2025).

"Yang tahapannya, pertama Kementerian Sosial menyerahkan By Name By Address (BNBA) calon siswa yang berasal dari desil 1 dan 2 DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) ke daerah melalui Dinas Sosial," sambungnya.

SEKOLAH RAKYAT - Ilustrasi asrama sekolah rakyat, belum lama ini. Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Nantinya akan dibuka jenjang SD dan SMP.
SEKOLAH RAKYAT - Ilustrasi asrama sekolah rakyat, belum lama ini. Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Nantinya akan dibuka jenjang SD dan SMP. Hanya saja, jumlah calon siswa yang mendaftar di Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen masih minim. (TribunSolo.com/Andreas Chris)

Lanjutnya, dari data tersebut, petugas dari Dinas Sosial melakukan home visit ke rumah calon siswa.

Selain mendatangi langsung, petugas Dinas Sosial juga melakukan wawancara.

Dimana, petugas akan menanyakan dan meminta persetujuan, apakah calon siswa tersebut bersedia bersekolah di Sekolah Rakyat.

"Kita, dari Dinsos sudah melakukan home visit dan wawancara sesuai BNBA, fokus ke anak yang tidak sekolah atau belum sekolah formal," ujarnya.

"Per 5 Agustus 2025 terdapat 8 siswa, yang terdiri dari 6 calon siswa SMP dan 2 calon siswa SD," tambahnya.

Baca juga: Sekolah Rakyat Solo Kekurangan 2 Pengasuh Asrama, Sementara Siasati dengan Jadwal Petugas Piket

Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).

Dua rombel untuk jenjang SD, sedangkan sisa satu rombel untuk jenjang SMP.

Satu rombelnya terdiri dari 25 siswa, dengan begitu Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen membutuhkan total 75 siswa

Pendaftaran

Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved