TOPIK
Sekolah Rakyat Sragen
-
Sebanyak 50 siswa di Kabupaten Sragen kini mulai menjalani kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen.
-
Suasana haru menyelimuti hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen
-
Suasana haru terlihat saat hari pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen dibuka. Ada ortu yang menangis.
-
Mayoritas siswa sekolah rakyat di Sragen adalah anak putus sekolah. Mereka sudah mulai bersekolah di sekolah tersebut.
-
Total ada 50 siswa SRT 78 Sragen, yang terbagi ke dalam masing-masing 1 rombongan belajar (rombel) jenjang SMP dan SMA.
-
Dari total pendaftar, 12 orang memilih jenjang SMP dan 3 lainnya mendaftar ke jenjang SMA.
-
Sekolah Rakyat Rintisan di Sragen akan menggunakan ruangan di Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen.
-
Belasan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) asal Sragen terancam harus menempuh pendidikan lebih jauh.
-
Rencana renovasi gedung Technopark tidak mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
-
Jumlah siswa di Sekolah Rakyat hingga Rabu (20/8/2025) 'masih' sebanyak 14 siswa, terdiri dari 3 murid jenjang SD dan 11 murid jenjang SMP.
-
Koordinator Kecamatan Pendamping PKH Gemolong, Anis Zahra Hayati mengatakan di Kecamatan Gondang, tercatat ada 45 potensi calon siswa.
-
Lintang merupakan salah satu anak di Kabupaten Sragen yang terpaksa harus putus sekolah.
-
Selain persoalan konsep asrama (boarding), keberadaan fisik sekolah yang belum terbangun menjadi pertimbangan besar bagi orang tua.
-
Ya, gedung Technopark Sragen sendiri sudah mulai terdapat beberapa kerusakan, lantaran sudah termakan usia.
-
Jumlah calon siswa yang mendaftar ke Sekolah Rakyat di Kabupaten Sragen tercatat baru ada 8 orang hingga Selasa (5/8/2025).
-
Alasan belum terpenuhinya penerimaan tahap pertama, lantaran para orang tua belum tega menyekolahkan anaknya di sekolah asrama.
-
Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).
-
Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.
-
Technopark Sragen akan disiapkan untuk dijadikan ruang kelas sementara, sembari menunggu proses gedung Sekolah Rakyat
-
Ada alasan mengapa lokasi yang diusulkan untuk dibangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Sragen harus dipindah.
-
Lokasi sekolah rakyat di Sragen dipindah, ini dari Karangtengah ke Mondokan.
-
Pemerintah Kabupaten Sragen mengajukan lahan seluas 5,3 hektare di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Sragen untuk dibangun Sekolah Rakyat
-
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan survei calon lokasi dibangunnya Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sragen, Kamis (10/4/2025).