Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Sekolah Rakyat Sragen

Pendaftar Sekolah Rakyat Sragen Masih Minim, Baru Ada 8 Calon Siswa dari Target 75 Orang

Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).

|
TribunSolo.com/ Andreas Chris
SEKOLAH RAKYAT - Ilustrasi asrama sekolah rakyat, belum lama ini. Sekolah rakyat di Kabupaten Sragen mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Nantinya akan dibuka jenjang SD dan SMP. Hanya saja, jumlah calon siswa yang mendaftar di Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen masih minim. 

Berlokasi sekitar dua kilometer dari pusat kota Sragen, Technopark Ganesha Sukowati berdiri di atas lahan seluas lebih dari 7 hektar.

Sejak awal berdiri, lembaga ini memiliki visi besar untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul melalui pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi resmi, dan penempatan kerja.

Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah skema 3-in-1 yang mencakup pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja.

Terdapat 20 program pelatihan dari 8 bidang kejuruan seperti otomotif, elektro, pemesinan, las, bordir komputer, desain teknis (AutoCAD), hingga pertanian modern.

Selain menyalurkan lulusan ke dunia kerja, Technopark juga mendorong wirausaha baru dengan fasilitas inkubasi bisnis dan pendampingan UKM.

Technopark Ganesha Sukowati memiliki sejumlah gedung pelatihan yang dinamai dari tokoh pewayangan, seperti Gedung Yudhistira, Krisna, Hanoman, Nakula, Sadewa, dan Gatotkaca.

Masing-masing gedung difungsikan untuk pelatihan spesifik, mulai dari otomotif, elektro, las, garmen, hingga ICT.

Lokasinya strategis, dekat dengan akses transportasi seperti stasiun, terminal bus, dan bandara.

Fasilitas penunjang lainnya meliputi asrama, kantin, koneksi Wi-Fi, ruang pertemuan, mushola, hingga area praktik luar ruangan.

Apa Itu Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat (SR) merupakan sebuah inisiatif pendidikan alternatif yang bertujuan memberikan akses belajar kepada masyarakat, terutama mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu atau tertinggal dalam sistem pendidikan formal.

Konsep Sekolah Rakyat telah ada sejak era awal kemerdekaan Indonesia dan kini kembali dihidupkan sebagai bagian dari upaya mengentaskan ketimpangan pendidikan di berbagai wilayah, termasuk di daerah-daerah pelosok.

Konsep dan Sejarah Sekolah Rakyat

Dikutip dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Kementerian Sosial dan organisasi masyarakat sipil, Sekolah Rakyat bukanlah lembaga formal seperti sekolah negeri atau swasta pada umumnya.

Sebaliknya, SR adalah ruang belajar berbasis komunitas yang fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved