Sekolah Rakyat Sragen
Pendaftar Sekolah Rakyat Sragen Masih Minim, Baru Ada 8 Calon Siswa dari Target 75 Orang
Jumlah tersebut tentu masih jauh dari target, dimana Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen akan membuka total 3 rombongan belajar (rombel).
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Berlokasi sekitar dua kilometer dari pusat kota Sragen, Technopark Ganesha Sukowati berdiri di atas lahan seluas lebih dari 7 hektar.
Sejak awal berdiri, lembaga ini memiliki visi besar untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul melalui pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi resmi, dan penempatan kerja.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah skema 3-in-1 yang mencakup pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja.
Terdapat 20 program pelatihan dari 8 bidang kejuruan seperti otomotif, elektro, pemesinan, las, bordir komputer, desain teknis (AutoCAD), hingga pertanian modern.
Selain menyalurkan lulusan ke dunia kerja, Technopark juga mendorong wirausaha baru dengan fasilitas inkubasi bisnis dan pendampingan UKM.
Technopark Ganesha Sukowati memiliki sejumlah gedung pelatihan yang dinamai dari tokoh pewayangan, seperti Gedung Yudhistira, Krisna, Hanoman, Nakula, Sadewa, dan Gatotkaca.
Masing-masing gedung difungsikan untuk pelatihan spesifik, mulai dari otomotif, elektro, las, garmen, hingga ICT.
Lokasinya strategis, dekat dengan akses transportasi seperti stasiun, terminal bus, dan bandara.
Fasilitas penunjang lainnya meliputi asrama, kantin, koneksi Wi-Fi, ruang pertemuan, mushola, hingga area praktik luar ruangan.
Apa Itu Sekolah Rakyat?
Sekolah Rakyat (SR) merupakan sebuah inisiatif pendidikan alternatif yang bertujuan memberikan akses belajar kepada masyarakat, terutama mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu atau tertinggal dalam sistem pendidikan formal.
Konsep Sekolah Rakyat telah ada sejak era awal kemerdekaan Indonesia dan kini kembali dihidupkan sebagai bagian dari upaya mengentaskan ketimpangan pendidikan di berbagai wilayah, termasuk di daerah-daerah pelosok.
Konsep dan Sejarah Sekolah Rakyat
Dikutip dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Kementerian Sosial dan organisasi masyarakat sipil, Sekolah Rakyat bukanlah lembaga formal seperti sekolah negeri atau swasta pada umumnya.
Sebaliknya, SR adalah ruang belajar berbasis komunitas yang fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
Pekan Ketiga Pendaftaran Dibuka, Sekolah Rakyat di Sragen Baru Dapat 14 Murid, Tak Diminati? |
![]() |
---|
Penyebab Peminat Sekolah Rakyat di Sragen Minim : dari Ortu Tak Tega, hingga Data Kemensos Tak Valid |
![]() |
---|
Sempat Putus Sekolah, Cita-cita Lintang di Sragen jadi Perawat Terbuka Lebar Lewat Sekolah Rakyat |
![]() |
---|
Alasan Lain Pendaftar Sekolah Rakyat di Sragen Masih Minim, Belum Ada Wujud Gedung Fisik Permanen |
![]() |
---|
Termakan Usia, Gedung Sementara Sekolah Rakyat di Technopark Sragen Alami Beberapa Kerusakan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.