Sebuah bungkus kopi di Sragen membuat warga heboh, ini lantaran isinya adalah sabu-sabu.
Sekolah Rakyat Rintisan di Sragen akan menggunakan ruangan di Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen.
Sejak dijalankan sejak Februari 2025, sudah ada 3 permasalahan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang muncul di Kabupaten Sragen.
Aksi memviralkan permasalahan yang terjadi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sangat perlu dilakukan.
Dalam sepekan terakhir, harga cabai di Kabupaten Sragen mengalami lonjakan signifikan, terutama pada jenis keriting merah dan rawit merah.
Pihak pengelola dapur yang sempat viral karena porsinya dinilai tak sebanding dengan harga, telah mengakui kesalahan dan berjanji memperbaiki layanan.
Pesertanya diuji kemampuannya dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade matematika yang menuntut ketelitian, logika berpikir, dan kecermatan strategi.
Dapur yang ramai dikritik di medsos lantaran porsi makanannya dinilai tidak sesuai harga, ternyata dikelola oleh adik Kepala Desa Karangpelem
Porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sragen tetiba viral di media sosial setelah siswa hanya mendapatkan secuil telur kukus.
Kritik soal porsi makanan yang dianggap tak sebanding dengan harga viral di media sosial hingga memicu ratusan komentar.
Camat Kedawung bersama Muspika Kedawung langsung mendatangi dapur SPPG di Desa Karangpelem untuk memastikan kebenaran isu yang viral di media sosial.
Evakuasi pasien obesitas di Sragen butuh waktu 1,5 jam. Terdapat cairan pada perut pasien tersebut.
MBG di Sragen viral karena menu yang disuguhkan dianggap tidak sesuai nilai harganya. Ini sudah ditindaklanjuti camat setempat.
Kesulitan muncul saat pasien hendak naik ke mobil. Ukuran tubuh yang besar membuat proses pemindahan tidak mudah.
Kejadian tak biasa dialami bocah di Sragen. Tangannya tersangkut kunci ring dan langsung dibawa ke Damkar.
Frosity merupakan kompetisi kreativitas PMR Madya dan Wira se-Eks Karesidenan Surakarta.
Tulisan tangan Kho Ping Hoo dipamerkan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen. Ini dalam rangka festival literasi.
Bakti sosial kali ini digelar di dua lokasi berbeda sekaligus, yakni di Panti Asuhan ADHSA di Sukoharjo dan Panti Asuhan Bina Umat Muslimah di Solo.
Pohon asam tersebut berukuran sangat besar dan tinggi, dengan ranting yang menjulang kemana-mana.
Sekitar pukul 08.45 WIB, saat giliran siswa kelas III hingga VI menyantap makanan, keluhan rasa asam tersebut mulai muncul.