Warna air banjir di Sukoharjo menghitam. DLH langsung turun tangan menindaklanjuti laporan ini.
Warga membersihkan rumah mereka setelah banjir di Sukoharjo surut. Beberapa menjemur kasus dan lain sebagainya.
Banjir yang melanda kampung Tanjunganom membuat warga harus mengungsi. Mereka mengungsi di rumah bertingkat.
Banjir Sukoharjo rendam ratusan KK di Grogol, warga Tanjunganom langsung bersih-bersih.
Perabotan rumah itu dikeluarkan bukan hendak dijual, tetapi karena bencana banjir melanda Solo Raya.
Warga Tanjunganom Sukoharjo kenang banjir 2007 saat banjir 2026 melanda kawasan mereka.
Tanjunganom Grogol jadi titik terakhir banjir Sukoharjo surut Rabu malam, warga bersih-bersih
Banjir Sukoharjo di Tanjunganom Grogol surut, warga bersih-bersih rumah pascabanjir
Salah seorang warga, Agus, mengatakan banjir terjadi akibat luapan Sungai Sanggrahan.
Warga Tanjunganom di Grogol Sukoharjo masih terdampak banjir, air belum surut hingga malam ini.
Ada cerita dari relawan soal evakuasi yang dilakukan, mereka terkendala akses yang tertutup.
Puluhan SD di Sukoharjo terdampak banjir, sementara itu siswa diliburkan mendadak untuk belajar di rumah.
Siswa terdampak banjir di Sukoharjo diliburkan. Ini demi alasan keselamatan dan mengingat akan ada TKA.
Tercatat sekitar 25 sekolah dasar (SD) terdampak, sementara untuk tingkat SMP salah satunya berada di wilayah Grogol.
Sekolah-sekolah yang diliburkan akibat terdampak banjir di Kabupaten Sukoharjo tetap dapat mengambil program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jumlah sekolah dasar (SD) yang terdampak banjir disebut mencapai sekitar 25 sekolah.
Banjir terparah sejak 1997 di Sukoharjo rendam 108 KK, warga masih bertahan di pengungsian
Bupati turut didampingi sejumlah dinas terkait, di antaranya DPU, DLH, BPBD, Dinas Sosial, Baznas, serta para camat setempat.
Etik Suryani menjelaskan, salah satu titik yang dipantau berada di wilayah Langenharjo, Grogol, yang mengalami banjir akibat luapan sungai.
Banjir di Sukoharjo rendam Baki-Grogol, relawan evakuasi warga terdampak sejak malam.