Kebakaran Pasar Wonogiri Kota

Puing-puing Sisa Kebakaran Pasar Kota Wonogiri Dibersihkan 10 Hari Pasca Insiden

Puing sisa kebakaran di Pasar Kota Wonogiri mulai dibersihkan sejak Kamis (16/10/2025) atau 10 hari pasca kejadian.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
PEMBERSIHAN PUING-PUING - Pembersihan material sisa kebakaran di Pasar Kota Wonogiri 10 hari pasca kejadian, Kamis (16/10/2025). Pembersihan itu dilakukan oleh sejumlah pihak terkait. Mulai dari TNI, Polri, SAR, relawan, pihak pasar dan lainnya. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Puing sisa kebakaran di Pasar Kota Wonogiri mulai dibersihkan sejak Kamis (16/10/2025) atau 10 hari pasca kejadian.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri Wahyu Widayati menjelaskan pembersihan itu dilakukan oleh sejumlah pihak terkait.

Mulai dari TNI, Polri, SAR, relawan, pihak pasar dan lainnya.

Menurut dia, pembersihan pasar dilakukan selama beberapa hari.

MEMBARA. Api yang membakar Pasar Wonogiri Kota pada Senin (6/10/2025). Diduga api muncul dari lantai 2 pasar tersebut.
MEMBARA. Api yang membakar Pasar Wonogiri Kota pada Senin (6/10/2025). Diduga api muncul dari lantai 2 pasar tersebut. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Menurutnya, sebelumnya juga sudah dilakukan pembersihan, termasuk pembersihan barang milik pedagang.

Namun, pembersihan kali ini berskala besar.

"Dengan dibersihkannya pasar dari sisa kebakaran nanti bisa dilihat kondisi bangunannya bagaimana," katanya.

Baca juga: Kebakaran Pasar Wonogiri : Potensi PAD Hampir Rp 1 M Raib, Bakal Tarik Retribusi Pasar Darurat?

Menurut dia, akan ada uji kelayakan bangunan pasar yanh dilakukan oleh tim ahli independen.

"Teman-teman pedagang juga masih bisa mengambil sisa barangnya. Misal bekas rolling door. Saat mengambil juga ada petugas jadi lebih aman. Ada jalurnya," paparnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama menyebut ada 140 personel gabungan yang diterjunkan dalam pembersihan pasar itu.

Pembersihan sisa kebakaran dilakukan mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 pasar. Ada banyak sisa-sisa materiil yang dibersihkan.

Baca juga: Cerita Di Balik Kebakaran Pasar Kota Wonogiri : Selalu Dijaga 24 Jam, Petugas Sempat Cium Bau Sangit

"Pembersihan dilakukan di lantai 1, 2 dan 3. Ada banyak material yang dibersihkan. Pembersihan selama empat hari," kata dia.

Ia menambahkan pada Jumat-Minggu (17-19/10/2025), para pedagang diberi kesempatan untuk mengambil sisa barang yang dimiliki. Pembersihan dilanjutkan pada Senin (20/10/2025) mendatang.

Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda ratusan kios di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10/2025), menyebabkan seluruh aktivitas perdagangan lumpuh total.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 03.00 WIB di lantai dua sisi barat pasar, diduga berasal dari korsleting listrik.

Fasilitas pasar pun tidak dapat digunakan.

Setyo Sukarno, menyampaikan bahwa kondisi pasar saat ini benar-benar tidak memungkinkan untuk beroperasi.

Diperkirakan lebih dari 300 unit kios dan los terdampak, termasuk yang menjual pakaian, perlengkapan dapur, minyak goreng, dan makanan.

Baca juga: Fakta Kebakaran Pasar Kota Wonogiri: Ternyata Tak Diasuransikan, Pedagang Tanggung Kerugian Sendiri?

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Menindaklanjuti kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menetapkan status kedaruratan dan telah membangun pasar darurat untuk menampung para pedagang.

Pasar Kota Wonogiri terletak di pusat Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tepatnya di Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri.

Lokasinya berada di jalur utama kota, dekat dengan alun-alun dan kantor pemerintahan daerah, sehingga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan masyarakat Wonogiri.

Pasar ini dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, dengan dua lantai yang menampung ratusan kios dan los pedagang berbagai komoditas—mulai dari sembako, pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga.

Karena letaknya yang strategis, Pasar Kota Wonogiri juga menjadi titik transit penting bagi warga dari kecamatan sekitar seperti Selogiri, Ngadirojo, dan Wuryantoro.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved