Revitalisasi Jalan Pandanaran
Simpang Lima Boyolali Normal, Jalan Merapi-Merbabu Kembali Satu Arah
Jalan merapi-merbabu Boyolali kembali dilakukan sistem satu arah, ini setelah pembangunan Simpang Lima dan Jalan Pandanaran selesai.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Jalan Merapi–Merbabu kembali diberlakukan satu arah setelah sebelumnya sempat diterapkan dua arah selama pembangunan Simpang Lima dan Jalan Pandanaran.
- Arus lalu lintas kini telah dinormalkan sejak setelah tahun baru, seiring selesainya proyek revitalisasi dan pemeliharaan jalan.
- Polisi bersama Dishub Boyolali akan menambah rambu dan marka jalan di kawasan Simpang Lima yang saat ini belum terpasang.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Jalan Merapi–Merbabu kembali diberlakukan satu arah.
Selama pembangunan simpang lima Jalan Pandanaran, kedua jalan itu diberlakukan dua arah.
Sebelumnya, Jalan Merapi–Merbabu sempat dialihkan sementara menjadi dua arah.
Pengalihan dilakukan saat pembangunan proyek revitalisasi pedestrian Simpang Lima dan pemeliharaan Jalan Pandanaran.
Awalnya, Jalan Merapi hanya bisa dilewati pengendara dari arah Simpang Lima.
Sementara itu, Jalan Merbabu diperuntukkan bagi pengendara yang hendak masuk ke arah Simpang Lima.
Dikembalikan Sesuai Fungsi
Saat ini, kedua jalan tersebut sudah kembali difungsikan seperti sebelumnya, yakni satu arah.
“Karena Simpang Lima sudah dinormalkan kembali, mulainya pagi setelah tahun baru. Jalan sudah normal seperti sebelum ada pembangunan, dan rambu-rambu petunjuk arah saat ada pembangunan juga sudah diambil semua,” jelas Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi, Rabu (7/1/2026).
Tri Afandi menyebut, pihaknya akan berkoordinasi serta melakukan pengecekan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali untuk menambah kekurangan rambu-rambu petunjuk.
Baca juga: Buka Suara, Kontraktor Proyek Rp22 M Jalan Pandanaran Siap Bayar Denda Akibat Keterlambatan
“Tentunya pasti di tengah akan ada marka, marka parkir, rambu tanpa putus, dan rambu parkir. Memang saat ini belum dipasang,” tambahnya.
Terkait waktu pemasangan rambu maupun marka, Tri Afandi mengaku masih akan berkoordinasi dengan DPU PR terkait penyelesaiannya.
Setelah itu, pihaknya akan langsung melakukan tindak lanjut pemasangan rambu-rambu petunjuk. Ia memastikan akan ada rambu-rambu di kawasan Simpang Lima.
“Arusnya normal seperti semula. Sejak setelah tahun baru sudah normal,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-Jalan-Merapi-Merbabu-2026.jpg)