Kemarau di Solo Raya
Boyolali Siagakan 95 Titik Mata Air Hadapi Musim Kemarau, Wonosamodro Terbanyak
Boyolali siapkan 95 titik mata air untuk hadapi musim kemarau 2026 dan antisipasi kekeringan
Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
KEMARAU - Ilustrasi kemarau. Pemerintah Kabupaten Boyolali bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan strategi mitigasi kekeringan menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.
Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Boyolali juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko kekeringan.
Program yang didorong antara lain rehabilitasi lahan kritis, penghijauan kawasan resapan air, pembangunan embung baru, serta penyediaan sarana penampungan air hujan.
Di sisi lain, edukasi mengenai pentingnya penghematan air terus digencarkan kepada masyarakat melalui kader desa dan organisasi PKK.
(*)
Berita Terkait: #Kemarau di Solo Raya
| Dampak El Nino di Karanganyar, Petani Bawang Panen Justru Lebih Cepat, Ini Sebabnya |
|
|---|
| Petani Karanganyar Diimbau Tak Panik Hadapi El Nino, Wajib Terapkan Pola Budidaya Hemat Air |
|
|---|
| Hadapi El Nino 2026, Petani Karanganyar Dianjurkan Gunakan Benih Padi Genjah |
|
|---|
| Dampak El Nino di Karanganyar : Petani Padi Merugi, Hortikultura Justru Untung |
|
|---|
| BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Ini Imbauan untuk Petani Karanganyar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Potret-surutnya-Waduk-di-Wonogiri-saat-musim-kemarau.jpg)