TPA Putri Cempo Solo

Cuaca Jadi Kendala, PSEL Putri Cempo Solo Belum Optimal Hasilkan Energi Listrik

Persoalan cuaca menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi operasional pembangkit Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/Ahmad Syarifudin
PUTRI CEMPO - Lokasi TPA Putri Cempo Solo, belum lama ini. Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) saat ini masih gagal memenuhi target. Akibatnya, sampah semakin menumpuk sehingga membuat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) overload. 

“Yang jelas belum ada peningkatan secara signifikan. Karena ditambah jeda itu ya jadi ditambah jeda itu sehingga membuat sampah jadi menumpuk kan begitu kan ya ada sampahnya itu hitungannya per harinya itu kan 370 sampai 380 ton,” tuturnya.

Ia menilai belum ada peningkatan signifikan sejak proyek berjalan lebih dari satu tahun.

Baca juga: Alat Berat Rusak, Antrean Truk Sampah di TPA Putri Cempo Solo Mengular Sampai Permukiman Warga

TPA Overload dan Antrean Truk

Terbatasnya kapasitas pengolahan membuat sebagian besar sampah tetap menumpuk di TPA melalui sistem open dumping.

Kondisi ini memperparah beban lahan yang disebut sudah tidak memungkinkan untuk diperluas.

“Menurut saya itu kan memang sudah overload lahannya ya memang yang segitu gitu kan ya. Sementara sampah enggak bisa distop. Tiap hari kan enggak bisa stop 370-380 ton itu yang pasti itu saja. Tapi kalau untuk ekstensifikasi perluasan sudah enggak bisa,” jelasnya.

Ia juga mengakui, situasi tersebut menyebabkan antrean panjang truk sampah di lokasi pembuangan.

“Tiap hari hanya ya taruhlah sepertiganya lah kurang gitu kan ya ya memang yang bisa terolah kan berarti kan tiga perempatnya ini ketumpuk ya di open dumping itu ini kan jadi masalah kemarin itu kan juga. Banyak berjejer jujur itu ya kendaraan ya ya memang tempat untuk bisa yang terjangkau untuk bisa meloadingnya sama jadi terhambat,” ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved