SPMB Solo 2026

SPMB Program Khusus Surakarta 2026 Tuai Protes, Ada Siswa Gugur di Tes IQ dan Kesamaptaan

SPMB Program Khusus Solo diwarnai protes orang tua. Disdik jelaskan siswa gagal karena tes IQ dan kesamaptaan.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
SPMB - Suasana pengumuman angkatan pertama SMP Program Khusus Surakarta. SPMB Program Khusus Surakarta 2026 yang baru saja rampung ternyata diwarnai sejumlah protes dari orang tua murid yang anaknya tidak lolos seleksi. 

Hingga saat ini tercatat ada dua aduan terkait hasil seleksi SPMB Program Khusus Surakarta.

Dalam salah satu kasus, peserta memiliki nilai yang cukup baik pada sejumlah aspek penilaian.

Bahkan hasil tes IQ masuk kategori rapid learner, nilai NPK tergolong baik, serta memperoleh rekomendasi dari hasil wawancara.

Namun, peserta tersebut tidak lolos karena gagal memenuhi syarat pada aspek kesamaptaan.

Aspek kesamaptaan sendiri digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran fisik dan kesiapan stamina calon peserta didik.

“Ada. Sampai sekarang ada 2. Yang Bapaknya kemarin sudah selesai karena sudah bisa menerima. DM Pak Wali diteruskan ke kita. IQ tinggi masuk kategori rapid. Nilai NPK lumayan. Terus tes wawancara rekomendasi tapi jatuh di kesamaptaan jadi tidak bisa diterima. Yang masuk kuat secara kognitif dan fisiknya. Ada yang lolos scholarship maka di-support terkait fisiknya,” ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved