Berita Wonogiri Terbaru
Cabuk Wijen Hitam Khas Wonogiri, Melegenda hingga ke Luar Kota
Kabupaten Wonogiri memiliki berbagai makanan tradisional yang melegenda hingga saat ini. Seperti Cabuk Wijen.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Agil Trisetiawan
Artinya, bisnin ini sudah dilakukan dari nenek buyut Samin.
"Saya meneruskan dari ibu saya karena sudah sepuh (tua)," ujarnya.
"Sebelumnya ibu meneruskan dari nenek," imbuhnya.
Biasanya, Samin bisa menjual 25-30 kilogram Cabuk Wijen Hitam per harinya.
"Tapi sejak pandemi sudah berkurang banyak," terangnya.
Pembeli hingga Luar Kota
Kelezatan Cabuk Wijen Hitam khas Wonogiri ini tak hanya disukai oleh warga Wonogiri saja.
Namun, warga di Solo Raya rela jauh-jauh ke Wonogiri untuk membeli Cabuk Wijen Hitam khas Wonogiri ini.
"Pelanggan saya itu bukan hanya Wonogiri saja, bahkan ada yang dari Kota Solo dan Karanganyar." imbuhnya.
Biasanya pelanggan cabuk Wonogiri Samin membeli cabuknya untuk dijual kembali di daerah asalnya.
Baca juga: Cerita Kades Bantul Minta Anaknya Kembalikan BLT Rp600 Ribu, Curhat: Mosok Anake Pak Lurah Oleh BLT?
Harus Dimasak Dulu
Cabuk Wijen Hitam yang dibeli dari Samin tidak bisa langsung dikonsumsi.
Harus melalui proses dimasak lagi terlebih dahulu.
"Jadi cabuk ini seperti tempe, kalau beli tempe kan harus dimasak dulu, cabuk ini ya sama," paparnya.
Biasanya, olahan cabuk ini dipepes. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/cabuk-wijen-hitam-khas-wonogiri-2335.jpg)