Berita Sragen Terbaru
Siapa Menanti Pembukaan Museum Sangiran? Ini Bocoran dari Dinas Pariwisata Sragen
Banyak masyarakat yang menantikan pembukaan Museum Sangiran Sragen. Sebab, sudah beberapa waktu terakhir ini, belum ada kepastian soal pembukaannya.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Namun, kebijakan tersebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Bupati Yuni menyebut belum berani membuka wisata.
Baca juga: Pariwisata Masih Tutup, Pendapatan Boyolali Hilang Setengah Miliar
Baca juga: 5 Tempat Wisata di Klaten Kembali Tersenyum, Simulasi Sukses, Pembukaan untuk Umum di Depan Mata
"Wisata kita belum berani membuka, karena kita kebanyakan berhubungan dengan wisata air, seperti kolam renang kan belum boleh," kata Bupati Yuni, kepada TribunSolo.com, Selasa (14/9/2021).
Seperti objek wisata pemandian air panas Bayanan di Kecamatan Sambirejo juga belum bisa dibuka, karena termasuk ke dalam wisata air.
"Sangiran masih belum kita buka, karena harus koordinasi dengan balai yang di pusat, wisata Sragen kan tidak banyak," jelasnya.
Baca juga: PPKM Berlevel Kembali Diperpanjang, Kini Waktu Makan Maksimal 60 Menit, Tempat Wisata Mulai Dibuka
Bupati Yuni menuturkan, saat ini yang terpenting ialah mengawasi jalannya pembelajaran tatap muka, yang sudah dimulai sejak minggu lalu.
"Yang harus diperhatikan betul ya PTM ini, harus diawasi, vaksinasi untuk SMP selesai minggu ini, Minggu depan baru SMA/SMK/MTSN, dan MAN," paparnya.
Dimana seperti diketahui sebelumnya, hampir seluruh sekolah di Kabupaten Sragen telah menggelar tatap muka.
Baca juga: Jadwal Vaksin Karanganyar Hari Ini : Pelaku Objek Wisata dan UMKM Lakukan Vaksinasi Dosis Pertama
Agar tak terjadi klaster penularan di sekolah, Bupati Sragen mempercepat vaksinasi kepada pelajar dengan usia diatas 12 tahun.
Saat ini, Sragen masih menjalankan PPKM level 3, dengan kasus aktif sebanyak 96 pasien.
Bupati klaim angka kematian di Sragen saat ini mulai turun, meski belum nol kasus.
Boyolali Kehilangan Setengah Miliar dari Wisata
Penutupan wisata di Boyolali ternyata berdampak pada pemasukan daerah.
Lantaran lama tidak beroperasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni sektor pariwisata jadi loyo.
Kemungkinan besar tak akan mencapai target.
Baca juga: Patung Bedhol Desa Wonogiri Ditutup, Tapi Wisatawan Luar Kota Bisa Masuk: Lewat Jalan Tikus
Baca juga: Arus Balik Wisatawan di Karanganyar, Ada Penumpukan Kendaraan di Pertigaan Karangpandan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/banyak-wisatawan-kecele-karena-museum-sangiran-di-kabupaten-sr.jpg)