Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten Terbaru

Geger Sungai di Desa Tulas Karangdowo Klaten Berbusa hingga Ikan Mati Mendadak, Ini Penyebabnya

Sungai di Desa Tulas, Karangdowo, Klaten tetiba berbusa. Ikan di dalamnya pun mati mendadak. Ternyata air sungai tersebut telah tercemar cairan kimia

Istimewa
Kondisi sungai di Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten yang tercemar bahan kimia, Jumat (24/6/2022) lalu. Sungai itu berbusa hingga menyebabkan matinya ikan-ikan yang ada di dalamnya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warga Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten digegerkan dengan penemuan ikan mati di sungai desa setempat, beberapa waktu lalu.

Banyaknya ikan yang mati di sungai tersebut ditengarai akibat tercemarnya air sungai desa tersebut.

Eko Santoso (39) warga setempat mengatakan kejadian tersebut terjadi di wilayah RT 15, RW 06, Dukuh Pleret, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten.

Baca juga: Sarang Tawon yang Ancam Kantor Setda Klaten Dimusnahkan, Tak Sampai Satu Jam  

Baca juga: Potret Sepinya Pasar Hewan Jatianom Klaten Meski Sudah Diperbolehkan Beroperasi : Kosong Melompong

"Sungai mengeluarkan busa dan banyak ikan di sana mati, kejadian ini sudah terjadi sebanyak 4 kali dalam satu bulan," kata Eko kepada TribunSolo.com, Kamis (30/6/2022).

Eko menyebutkan air sungai desanya diketahui tercemar oleh cairan kimia hingga berbusa.

Peristiwa tercemarnya air sungai desa tersebut yang paling parah terjadi pada Jumat (24/6) lalu.

"Air tidak berbau, namun tiba-tiba keluar busanya dan waktunya nggak menentu," katanya.

Baca juga: Pria Asal Klaten Berhasil Curi Belasan Sepeda di Karanganyar, Tiap Aksi Berpakaian Layaknya Goweser

Baca juga: Viral Gadis Belia di Delanggu Klaten Lupa Jalan Pulang, Ternyata Sedang Liburan ke Rumah Neneknya

"Banyak ikan yang mati di sana seperti tawes, wader, ikan kecil-kecil lainnya," ujar Eko.

Mengenai penyebab tercemarnya air sungai tersebut dikatakan karena kegiatan cuci drum di wilayah Desa Beji, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

Bersama aparat, pelaku pencucian drum ke sungai tersebut telah diberikan peringatan untuk tidak melakukan hal tersebut.

Baca juga: Fakta Video Bocah SD di Klaten Menangis saat Dihentikan Polisi: Bawa Motor Tanpa Helm, Tak Izin Ortu

"Ditemani aparat TNI-Polri, kami mendatangi orang yang melakukan pencucian drum di sungai, sudah diberikan peringatan kepada mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved