Berita Boyolali Terbaru

Penggalian Situs Gumuk Tlawong Sawit Baru Berhenti Setelah Didatangi Kades, Ini Kata BPCB

BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Tengah menegaskan untuk kegiatan ekskavasi harus dilakukan oleh institusi resmi.

Tribunsolo.com/Tri Widodo
Situs Gumuk Tlawong Kecamatan Sawit yang dihentikan penggaliannya, Senin (3/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Upaya ekskavasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali dengan menggandeng pihak ketiga di Situs Gumuk Tlawong Kecamatan Sawit dihentikan sementara.

Pantauan TribunSolo.com di lokasi, terlohat beberapa orang yang tengah memperbaiki terpal penutup lokasi penggalian yang salah satu pancangnya roboh.

Menurut para pekerja, penggalian di lokasi yang telah ditentukan dan diberi tanda pembatas benang dan patok tak dilanjutkan.

Hal itu menyusul adanya penghentian dari pimpinan proyek. Karena memang proyek penggalian untuk penelitian itu sempat menuai kontroversi.

"Tadi pagi masih. Tapi sekarang sudah tidak lagi," kata pekerja itu.

Baca juga: BPCB Tegur Penggalian di Situs Gumuk Tlawong Sawit Boyolali: Ekskavasi Harus Institusi Resmi

Baca juga: Selang Gas LPG Bocor saat Memasak, Rumah Milik Warga Sambi Boyolali Ludes Terbakar

Kepala BPCB Jateng, Sukranadi, mengatakan telah meminta kegiatan penelitian itu dihentikan sementara.

“Dari Dinas (Disdikbud Boyolali) sudah menyampaikan bahwa saat ini penggalian telah berhenti. Mereka sudah meminta sejak Jumat (30/9), tapi baru berhenti ketika Kades setempat yang langsung turun ke lapangan,” katanya kepada TribuSolo.com, Senin (3/10/2022).
 
Menurut dia, koordinasi terkait ekskavasi di situs Gumuk Candi Tlawong masih akan berlanjut. 

Disdikbud Boyolali masih akan melakukan pertemuan lagi dengan BPCB Jateng dan menghadirkan pihak CV atau pihak ketiga pelaksana ekskavasi. 

“Tindak-lanjutnya akan hadir lagi bersama CV tersebut untuk ke kantor (BPCB Jateng) lagi untuk membahas tinjutnya (tindaklanjutnya), karena tadi yang hadir dari Dinas saja. Kemungkinan besok Kamis,” jelasnya. 

Dalam pertemuan hari ini tadi, pihaknya juga sempat mempertanyakan ke Disdikbud tentang kontrak dengan CV tersebut untuk pekerjaan apa. 

“Ketika saya tanya kontrak CV itu untuk mengerjakan apa, katanya cuma akan FGD (focus grup discussion),” ungkap dia. 

Terkait tindak lanjut penggalian situs Gumuk Candi Tlawong tersebut, Sukranadi, mengatakan menunggu hasil pertemuan di hari Kamis tersebut. 

Baca juga: Persebi Boyolali Harapkan Liga 3 Terus Lanjut, Siap Berlaga Tanpa Kehadiran Penonton

Baca juga: Tak Perlu Lagi Wara-wiri,171 Urusan Warga Boyolali Bisa Terselesaikan Semua di Mall Pelayanan Publik

Sementara itu,  Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto, mengatakan bahwa Bidang Kebudayaan hari ini tadi datang ke BPCB untuk diskusi terkait kegiatan di situs Gumuk Candi Tlawong.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved