Temuan Gading Gajah Purba Sragen
JENIS Temuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen: Gajah Stegodon, Diperkirakan Berumur 800 Ribu Tahun
Fosil gading gajah yang ditemukan di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen diperkirakan jenis gajah purba Stegodon.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Sentiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Fosil gading gajah yang ditemukan di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen diperkirakan jenis gajah purba Stegodon.
Seperti yang disampaikan Kepala Unit Museum Dayu, Suwita Nugraha.
"Kalau lihat gadingnya, jenisnya Stegodon, bedanya kalau dilihat dari karakter gigi jelas beda dengan jenis Elephas, kalau gading Stegodon melengkung, kalau Elephas lurus," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (1/8/2023).
Stegodon merupakan gajah yang memiliki ciri-ciri beratap tengkorak menonjol berbentuk segitiga.
Tubuh hewan tersebut diperkirakan 3 kali lebih besar dari gajah saat ini.
Baca juga: FAKTA Temuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : Terbesar di Klaster Ngebung, Biasanya Cuma 1 Meter
Baca juga: KRONOLOGI Temuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : Ditemukan Rudi, Saat Buat Pondasi Rumah
Stegodon memiliki gigi bertipe brachyodont yaitu jenis gigi yang sesuai untuk melumat dedaunan yang lembut.
Hewan tersebut juga memiliki gading yang membulat dan agak melengkung.
Adapun bentuk gading Stegodon membulat dan agak melengkung.
"Karakter di dalam Stegodon itu melingkar-lingkar seperti lingkaran tahun pohon jati, kalau Elephas lurus aja seratnya," tambahnya.
Lanjutnya, ia memperkirakan umur fosil gading gajah tersebut berusia ratusan ribu tahun yang lalu.
"Diperkirakan umurnya sudah 600.000 sampai 800.000 tahun, itu pakai metode relatif, relatifnya sekitar itu," jelasnya.
Kondisi Fosil
Sebelumnya, fosil gading gajah purba yang ditemukan di Dukuh/Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen memiliki ukuran yang jumbo.
Petugas Museum Sangiran, Suwito mengatakan fosil tersebut memiliki panjang lebih dari 3 meter.
"Panjangnya tadi kita ukur 3,25 meter," ujar dia.
"Kalau diameternya 25 sentimeter itu paling ujung," tambahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Kalijambe Sragen Temukan Gading Gajah Purba Saat Gali Pondasi Rumah
Baca juga: Sebelum Fosil Gigi-Rahang Gajah Purba, Warga Karanganyar Sudah Temukan Fosil Paha di Ladang Kacang
Kondisi fosil melengkung, dimana semakin runcing pada ujungnya
Temuan gading gajah tersebut kemudian melewati tahapan pembersihan.
Setelah dibersihkan, terlihat lapisan berwarna putih.
Menurut Suwito, kondisi fosil dalam kondisi rapuh, atau mudah rusak.
Oleh karenanya, fosil tersebut akan diperlakukan dengan hati-hati.
"Kondisi temuan cukup rapuh, harus dilakukan konsolidasi lebih lanjut, setelah diberi poliuretana," ujar dia.
"Ada kerusakan sedikit, kena linggis, karena pas ditemukan pakai linggis," tambahnya.
(*)
Temuan Gading Gajah Purba Sragen
Gading Gajah Purba
Museum Sangiran
Museum Dayu
Suwita Nugraha
Fosil Gading Gajah Stegodon
SOSOK Rudi Hartono, Penemu Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : Operator Mesin Perontok Padi |
![]() |
---|
NASIB Fosil Gading Gajah Purba yang Ditemukan di Sragen : Tak Diserahkan ke Museum |
![]() |
---|
LOKASI Penemuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : di Tanah Bekas Limasan Jawa, Warisan Nenek |
![]() |
---|
CERITA Rudi, Penemu Fosil Gading Gajah Purba di Sragen: Tak Mimpi Apapun, Gali 40 Cm Temukan Fosil |
![]() |
---|
Apa itu Stegodon, Gajah Purba yang Fosil Gadingnya Ditemukan di Sragen : Hidup 5 Juta Tahun Lalu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.