Berita Daerah
Sopir Truk Sawit di Sanggau Ditemukan Tewas, Polisi: Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Supir truk pengangkut sawit ditemukan tewas di jalan PTPN XIII, Dusun Damai, Desa Tanap, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Jumat (1/12/2023).
Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM - Supir dump truk pengangkut buah sawit ditemukan tewas di jalan PTPN XIII, Dusun Damai, Desa Tanap, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (1/12/2023).
Polres Sanggau menduga sopir truk berinisial YJ ini menjadi korban pembunuhan.
Jajaran Polres Sanggau terus berupaya mengungkap kasus ini.
Sebelum kejadian, YJ baru saja selesai mengantar buah sawit ke sebuah perusahaan.
Baca juga: Pelaku Pencurian Bawang di Pasar Legi Solo Teridentifikasi dari CCTV, Ditangkap Massa
Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Indrawan Wira Saputra menjelaskan kronologis kejadian yaitu pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 17.30 WIB datang AG melapor ke Polsek Kembayan bahwa telah ditemukan satu unit kendaraan roda enam jenis dump truk merk mitsubishi Canter warna kuning bersimbah darah di Jalan PTPN Nusantara XIII Dusun Damai, Desa Tanap, Kecamatan Kembayan.
"Kemudian anggota Polsek Kembayan mendatangi TKP, namun tidak di temukan korban yang terluka di sekitaran mobil," katanya, Minggu (3/12/2023).
Selanjutnya anggota Polsek Kembayan melakukan penyisiran di sekitar mobil dump truk tersebut dan ditemukan simbahan darah.
Setelah itu anggota Polsek Kembayan mengikuti tetesan darah.
"Dan kurang lebih sekitar 500 meter ditemukan satu orang laki-laki dengan menggunakan baju hitam dan celana hitam tergeletak di dalam kebun sawit, dengan kondisi penuh luka di tubuhnya," ucapnya.
"Setelah di dekati ternyata satu orang laki-laki tersebut bernama YJ dalam kondisi sudah tidak bernyawa," tuturnya.
Sekitar pukul 21.00 WIB, anggota Sat Reskrim Polres Sanggau mendatangi TKP dengan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Indrawan Wira Saputra guna melakukan olah TKP.
Baca juga: Penyebab Apoteker di Kendari Dianiaya Bosnya Sendiri: Tersinggung Pesan di Grup Whatsapp
Sekira pukul 23.30 WIB korban di bawa ke Puskesmas Kec. Kembayan untuk dilakukan visum et repertum.
"Barang bukti yang diamankan berupa satu helai baju singlet warna hitam, satu helai celana warna hitam, satu unit handphone nokia warna hitam, satu unit kendaraan R6 jenis dump truk merk mitsubishi Canter warna kuning dengan kondisi bersimbah darah, satu buah batu, satu pasang sandal warna coklat (Satu buah di temukan di dalam mobil, 1 buah di temukan diluar mobil), satu lembar kertas dengan kondisi tergulung diduda sarung pisau dan satu buah dompet warna coklat, uang sebesar Rp 59 ribu," jelasnya.
Berdasarkan hasil visum di Puskesmas Kembayan pada Sabtu (2/12/2023), dengan ditemukan beberapa luka di tubuh mayat yaitu di kepala bagian atas ditemukan luka bergaris, di atas mulut sebelah kiri korban ditemukan adanya luka tusukan, di dada ditemukan luka tusukan.
Kemudian, di bawah ketiak tangan sebelah kiri ditemukan ada luka tusukan, disebelah lengan tangan kiri bagian dalam ditemukan luka tusukan, di lengan tangan sebelah kiri bagian luar terdapat luka, di lengan tangan sebelah kiri bagian luar ditemukan luka, di siku depan tangan sebelah kiri ditemukan luka.
Kabupaten Sanggau
Sanggau
PTPN XIII
AKBP Suparno Agus Candra Kusumah
AKP Indrawan Wira Saputra
Sopir Truk Sawit di Sanggau Ditemukan Tewas
2 Anggota Grup Facebook Gay Tuban Ditangkap, Polisi Sita Cambuk dan Rantai, Galeri HP Isi Foto Cowok |
![]() |
---|
Mahasiswi di Solo Mengaku Dukun Sakti Bisa Pindahkan Janin, Perdaya Korban Rp 1 Miliar |
![]() |
---|
Kisah Purnomo Warga Grobogan Jateng Tersesat Sampai Mamuju, Dikira Buron Ternyata Hidupnya Pilu |
![]() |
---|
Bakal Ada Exit Tol Baru di Tol Semarang-Solo Jateng, Diharap Bisa Tingkatkan Perekonomian Sekitar |
![]() |
---|
Nasib Kurir Sabu Jaringan Medan-Yogya-Solo Dijanjikan Upah Rp40 Juta, Baru Terima Rp5 Juta Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.