Insiden Konvoi PDIP di Boyolali
Kondisi Slamet Andono, Relawan Ganjar-Mahfud Korban Penganiayaan Oknum TNI Boyolali, Sudah Membaik
Relawan Ganjar yang menjadi korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali mengaku sudah memberikan maaf pada pelaku.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
"Kalau pribadi saya dan keluarga saya, kalau kata maaf itu sebenarnya ada," kata Slamet.
Termasuk bersedia menerima bingkisan yang diberikan anggota TNI pasca insiden tersebut.
Baginya, bingkisan yang diberikan saat itu sebagai bentuk rasa tanggungjawab keluarga besar TNI.
"Bagi saya pribadi kalau ada itu (TNI menjenguk) berarti kan ada niatan baik, ya kita menerima dengan baik. (Berarti) ada iktikad baik ingin menjenguk," kata Slamet.
Dia pun tak mengetahui jika bingkisan yang dibawa TNI saat menjenguknya di rumah Sakit akhirnya dikembalikan.
Pengembalian bingkisan itu tanpa sepengetahuannya atau keluarga.
"Tau-tau sudah dikembalikan. Ya kalau saya sendiri tidak tau, keluarga juga nggak tau (kalau dikembalikan)," terangnya.
Dia pun mempersilahkan siapapun jika ingin mengunjunginya, termasuk bagi keluarga besar TNI.
"Nggak pa pa, kalau cuma silaturahmi Monggo," tambahnya. (*)
Penganiayaan Simpatisan Ganjar oleh Oknum TNI Boyolali, Korban Sebut Musibah, Harap Segera Selesai |
![]() |
---|
Kata Komandan Denpom Surakarta soal Peluang Penambahan Tersangka Kasus Penganiayaan Simpatisan PDIP |
![]() |
---|
BREAKING NEWS : 18 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Penganiayaan Simpatisan PDIP di Boyolali |
![]() |
---|
Puan Bantah Megawati Dukung Penggunaan Knalpot Brong Gegara Bela Simpatisan Ganjar di Boyolali |
![]() |
---|
Respons Puan & Megawati soal Penganiayaan Simpatisan Ganjar - Mahfud di Boyolali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.