Kasus DBD di Sragen
Kecamatan Endemis DBD di Sragen : Sumberlawang, Mondokan Hingga Ngrampal
Sejumlah kecamatan di Kabupaten Sragen menjadi endemis demam berdarah dengue (DBD).
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Sragen menjadi endemis demam berdarah dengue (DBD).
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Udayanti Proborini.
Kecamatan Sumberlawang menjadi salah satu wilayah endemis DBD di Sragen.
"Kecamatan endemis setiap tahun ada di Kecamatan Sumberlawang, Mondokan, Tanon, Plupuh, Tangen, dan Ngrampal," jelasnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/2/2024).
Saat ini ada 38 kasus DBD di Sragen dengen periode Januari 2024 hingga awal Februari 2024.
Baca juga: Kasus DBD di Sragen, Capai 38 Kasus, Ada Pasien Anak yang Masih Dirawat di Rumah Sakit
Sebelumnya ada 36 kasus yang tercatat pada Januari 2024.
"Sekarang kasusnya 38 kasus, 38 kasu per 1 Februari," kata Udayanti.
Ada dua kasus baru demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sragen saat awal Februari 2024.
Dua orang pasien DBD tersebut masih berusia anak.
Baca juga: BREAKING NEWS : Kasus DBD di Sragen Capai 38 Kasus, Bocah SD 12 Tahun Meninggal Dunia
Mereka berasal dari Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.
Satu pasien anak DBD telah meninggal dunia pada 31 Januari 2024 lalu.
Pasien meninggal dunia setelah berjuang sembuh di rumah sakit selama 4 hari.
Sementara satu pasien anak lainnya saat ini masih dirawat di rumah sakit.
(*)
Cuaca Masih Tak Menentu, Warga Sragen Tetap Diminta Waspadai Penyakit DBD |
![]() |
---|
Hingga April 2025, Tercatat Ada 102 Kasus DBD di Sragen, Terbanyak di Sumberlawang |
![]() |
---|
2025 Baru Berjalan 9 Hari, Sudah Ada 7 Warga Sragen Terjangkit Demam Berdarah Dengue |
![]() |
---|
Ratapan Pilu Ibu di Sragen, Sang Putra Meninggal karena DBD : Demam Tinggi, Sempat Dilarikan ke RS |
![]() |
---|
Dinas Kesehatan Sebut Lonjakan Kasus DBD Selama 2024 di Sragen Merupakan Siklus 5 Tahunan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.