Berita Jateng
3 Fakta Polisi Gagalkan Tawuran Puluhan Pelajar di Magelang Jateng, Amankan Celurit hingga Pedang
Kejadian ini bermula saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat terkait puluhan anak muda yang diduga konvoi mengendarai sepeda motor.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Dari penangkapan tersebut dua orang berstatus sebagai pelajar dan sisanya tercatat non pelajar.
“Yang diamankan sepeda motor. Untuk tiga orang ini baru kami dalami keterlibatannya. Kemudian juga ada empat terdiri dari dua celurit dan dua pedang,” ujarnya.
3. Warga Terganggu Suara Keributan
Warga setempat, Yanti (50) mengaku terbangun dari tidur setelah mendengar suara keributan di lingkungan rumahnya.
Namun massa langsung membubarkan diri setelah terdengar sirine polisi.
“Kami saat tidur mendengar ramai-ramai (keributan). Terus petugas tiba disini (suara sirine), mereka bubar,” katanya.
Sementara warga lainnya menyebut mayoritas pengendara sepeda motor yang masih anak-anak itu terlihat membawa sajam sambil diayun-ayunkan.
“Mereka bawa sajam yang diayun-ayunkan. Terus, kami kembali ke rumah karena mereka bawa sajam,” ujar warga lainya yang meminta namanya tidak disebutkan.
(*)
Polisi Dalami Soal Kekerasan dan Interogasi Pakai Senjata Api, Soal Salah Tangkap Pencari Bekicot |
![]() |
---|
Nasib Polisi Grobogan yang Salah Tangkap Pencari Bekicot, Kini Diperiksa Propam, Bakal Disanksi |
![]() |
---|
Kesaksian Kusyanto, Korban Salah Tangkap di Grobogan: Polisi Sudah Datang Minta Maaf |
![]() |
---|
Sosok Kusyanto, Pencari Bekicot yang Jadi Korban Salah Tangkap di Grobogan, Ungkap Kerugian |
![]() |
---|
Kisah Pencari Bekicot di Grobogan, Lagi Istirahat Dituduh Polisi Curi Pompa Air, Kapolres Minta Maaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.