Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Jateng

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Puluhan Orang di Magelang Jateng, 3 Orang Berhasil Diamankan

Kejadian ini bermula saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat terkait puluhan anak muda yang diduga konvoi mengendarai sepeda motor.

Istimewa
Ilustrasi tawuran. 

TRIBUNSOLO.COM - Pihak kepolisian berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga melibatkan 2 kelompok pelajar di Jalan Raya Bandongan-Windusari atau tepatnya di Jetak, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan pada Minggu (11/8/2024) dini hari.

Kejadian ini bermula saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat terkait puluhan anak muda yang diduga konvoi mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Polisi Amankan Pelajar SMA di Magelang Jateng Usai Ajak Tawuran di IG, Simpan Sajam di Bawah Kasur

Dilansir dari TribunJogja, Kapolsek Bandongan, Iptu Setia Darminta, mengatakan sekitar pukul 02.00 WIB pihaknya menerima informasi dari masyarakat soal adanya arak-arakan gerombolan pemuda di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Magelang.

Mereka diduga hendak melancarkan aksi tawuran.

“Singkatnya, kami menerima informasi dari warga. Mereka melaporkan bahwa ada beberapa anak muda dengan mengendarai sepeda motor kurang lebih 30-an diduga akan melakukan tawuran,” ujar Darminta pada Minggu (11/8/2024).

“Setelah di lokasi kami melihat memang ada sekelompok anak muda dengan mengendarai sepeda motor. Kami bisa membubarkan kelompok tersebut,” sambungnya.

Polisi pun datang menggunakan kendaraan patroli untuk membubarkan massa.

Ketika petugas tiba di lokasi, ada satu orang yang terjatuh dari motornya karena panik. 

Dia kemudian melarikan diri namun motornya tertinggal dan kini telah disita polisi.

“Ada yang jatuh karena mungkin ya keburu-buru sehingga sepeda motornya tertinggal,” jelasnya.

Selain melakukan pembubaran, polisi juga menangkap tiga orang peserta tawuran dan mengamankan senjata tajam berbagai jenis.

Dari penangkapan tersebut dua orang berstatus sebagai pelajar dan sisanya tercatat non pelajar.

“Yang diamankan sepeda motor. Untuk tiga orang ini baru kami dalami keterlibatannya. Kemudian juga ada empat terdiri dari dua celurit dan dua pedang,” ujarnya. 

Baca juga: Gerombolan Remaja Bawa Sajam Bikin Resah Warga di Klaten Jateng, Diduga Hendak Tawuran 

Warga setempat, Yanti (50) mengaku terbangun dari tidur setelah mendengar suara keributan di lingkungan rumahnya.

Namun massa langsung membubarkan diri setelah terdengar sirine polisi.

“Kami saat tidur mendengar ramai-ramai (keributan). Terus petugas tiba disini (suara sirine), mereka bubar,” katanya.

Sementara warga lainnya menyebut mayoritas pengendara sepeda motor yang masih anak-anak itu terlihat membawa sajam sambil diayun-ayunkan.

“Mereka bawa sajam yang diayun-ayunkan. Terus, kami kembali ke rumah karena mereka bawa sajam,” ujar warga lainya yang meminta namanya tidak disebutkan.

(TribunJogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved