Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Polemik Pagar Laut

Polemik Pagar Laut: Cak Imin Sebut Tak Boleh Untungkan Beberapa Orang, Jokowi Suruh Investigasi

Pagar laut menjadi pembicaraan hangat, ini sudah mendapat tanggapan dari Cak Imin dan Jokowi.

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjajal kereta Bandara Soekarno-Hatta, 

TRIBUNSOLO.COM - Polemik Pagar laut kini menjadi pembicaraan hangat. 

Beberapa tokoh nasional buka suara soal pagar laut ini. 

Salah satunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. 

Dikutip dari Kompas.com, Dia mengatakan, soal pagar laut ini harus melihat kepentingannya. 

Proyek ini tidak boleh menguntungkan beberapa orang saja. 

Namun, harus untuk semua orang. 

“Pembangunan tidak boleh dilanjutkan hanya menguntungkan beberapa orang. Yang paling penting, pembangunan harus untuk semua orang,” ujar Muhaimin saat ditemui di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Cak Imin, sapaan akrabnya, menyebut harus ada perhatian khusus pada lingkungan. 

Jangan sampai pembangunan ini merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. 

Baca juga: Namanya Diseret Dalam Polemik Pagar Laut di Banten, Jokowi: Cek Legalitasnya

“Dan yang lebih pokok lagi, jangan sampai pembangunan merusak lingkungan,” lanjut Imin.

Duduk perkara persoalan pagar laut ini muncul saat keberadaannya diketahui di perairan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Pagar tersebut terbuat dari bambu dengan panjang total 30,16 kilometer.

Sementara itu, Menanggapi hal tersebut, Jokowi akhirnya buka suara.

Ditemui awak media di tengah menjamu politisi senior PAN, Hatta Rajasa di Solo, Jokowi meminta semua pihak untuk melihat legalitas pagar laut tersebut.

Menurut Jokowi, mencari pokok permasalahan dari polemik pagar laut tersebut bisa dilihat dari proses pengajuan dari pihak yang bersangkutan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved