Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pelajar SMK Diduga Tewas Ditembak

Pilu Ayah Gamma, Korban Penembakan Pelajar Semarang: Ramadan Tak Bisa Buka Puasa dan Tarawih Bersama

Ayah Gamma, Andi Prabowo merasa Ramadan tahun ini berat lantaran tidak bisa buka dan tarawih bersama anaknya yang tewas ditembak.

Tribunjateng / Iwan Arifianto
REKA ADEGAN. Aipda Robig Zaenudin (38) memperagakan dirinya saat menembak tiga pelajar SMKN 4 Semarang masing-masing Gamma atau GRO (17), SA (17) dan AD (16) di depan Alfamart Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (30/12/2024). Kini ayahnya merasa berat menjalani ramadan tanpa Gamma. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus penembakan pelajar Semarang membawa duka yang mendalam untuk keluarga. 

Terutama ayah Gamma Rizkynata Oktafandy, korban tewas dari kasus tersebut. 

Ayah Gamma, Andi Prabowo (44) mengaku berat melewati ramadan tahun ini. 

Ini lantaran tak adanya Gamma. 

Biasanya mereka berbuka puasa hingga salat tarawih bersama.

Namun, kini semua itu tinggal kenangan. 

Baca juga: Ayah Gamma Teriaki Aipda Robig di Kejari Kota Semarang : Kejam! Kamu Bunuh Anak Saya

"Kami biasa berbuka puasa dan salat tarawih bersama, sekarang tidak bisa, saya sangat berat untuk melewati kondisi ini," tandas Andi Prabowo.

Tersangka Diserahkan ke Kejari

Sementara itu, proses hukum dari kasus penembakan pelajar Semarang sudah pelimpahan. 

Tersangka Robig Zaenudin diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Kamis (6/3/2025). 

Penyerahan tersangka ini lantaran berkas kasus itu dinyatakan lengkap atau P21. 

"Ya kami serahkan Robig ke Kejaksaan (Kota Semarang) tanggal 6 Maret," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Subagio saat dihubungi Tribun, Rabu (5/3/2025).

Robig sebelumnya dijerat pasal pembunuhan, penganiayaan dan perlindungan anak lantaran telah menembak tiga pelajar di Kota Semarang dengan dalih mereka melakukan penyerangan. 

Belakangan tudingan tersebut tidaklah benar. 

Tiga pelajar tersebut meliputi Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO), AD (17) dan SA (16).

Ketiganya merupakan pelajar dari SMKN 4 Kota Semarang.

Gamma meninggal dunia dalam kejadian ini pada Minggu (24/11/2024) dini hari. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kisah Ayah Gamma Lewati Ramadan Tanpa Anak Tercinta Dibunuh Polisi: Berat Lewati Kondisi Ini
 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved