Sejarah Kuliner Legendaris

Sejarah Lemper, Jajanan Pasar Populer di Solo Raya, Warisan Kuliner Sejak Abad ke-18

Ada sejarah panjang bagaimana kuliner lemper bisa menjadi salah satu warisan tradisional hingga menyebar ke Solo Raya.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Sajian Sedap
KULINER LEGENDARIS SOLO - Foto lemper kuliner populer di Solo, diunduh pada Selasa (8/4/2025). Begini sejarah lemper, jajanan pasar yang berasal dari Yogyakarta. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lemper adalah jajanan pasar yang cukup populer di Solo Raya.

Kuliner satu ini aslinya bukan berasal dari eks-Keresidenan Surakarta.

Ada sejarah panjang bagaimana kuliner ini bisa menjadi salah satu warisan tradisional hingga menyebar ke Solo Raya.

Baca juga: Sejarah Karak Bratan Mbah Sastro di Solo, Kerupuk Legendaris yang Dirintis Usai Kemerdekaan

Apa Itu Lemper?

Lemper (atau dalam beberapa dialek disebut "lêmpêr") adalah penganan khas dari Jawa yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan, kemudian diisi dengan daging cincang atau abon.

Penganan ini dibungkus dengan daun pisang, menyerupai lontong namun dengan ukuran yang lebih kecil.

Lemper sering kali menjadi hidangan yang disajikan dalam acara-acara tradisional dan hajatan, tetapi kini juga dapat dijumpai sebagai camilan sehari-hari yang lezat.

Sejarah Lemper

Lemper merupakan penganan tradisional yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Keberadaannya sudah terdokumentasi dalam Serat Centini, sebuah karya sastra Jawa yang diterbitkan pada abad ke-18 M. 

Baca juga: Sejarah Putu Ayu, Jajanan Pasar Populer di Solo, Diyakini sebagai Warisan Masyarakat Jawa Kuno

Meskipun lemper berasal dari Yogyakarta, penganan ini juga dapat ditemukan di berbagai daerah lain di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan beberapa wilayah lainnya.

Pada awalnya, lemper menjadi hidangan khas dalam berbagai prosesi tradisional atau acara hajatan masyarakat Jawa.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, lemper kini telah bertransformasi menjadi camilan sehari-hari yang mudah ditemukan di pasaran.

Lemper biasa dinikmati sebagai pengganjal perut sebelum makan utama, tetapi juga bisa menjadi pilihan makan ringan yang mengenyangkan.

Baca juga: Sejarah Ampyang, Camilan Tradisional yang Jadi Oleh-oleh Khas Solo yang Tahan Lama Hampir Sebulan

Proses Pembuatan Lemper

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved