Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Program Kerja Respati Astrid Ditolak

Imbas Realisasi PAD Masih Jeblok, Separuh Pejabat Pemerintah Kota Solo Bakal Dirombak

Hingga 1 Juli 2025 berdasarkan data di djpk.kemenkeu.go.id Pemkot Solo baru merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 156,03 miliar

TribunSolo.com/Andreas Chris
BAKAL DIROMBAK - Ilustrasi ASN Pemkot Solo. Wali Kota Solo Respati Ardi akan merombak hingga separuh pejabat di Pemkot Solo lantaran hingga 1 Juli 2025 berdasarkan data di djpk.kemenkeu.go.id Pemerintah Kota Solo baru merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 156,03 miliar dari target Rp 930,88 miliar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hingga 1 Juli 2025 berdasarkan data di djpk.kemenkeu.go.id Pemerintah Kota Solo baru merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 156,03 miliar dari target Rp 930,88 miliar.

Wali Kota Solo Respati Ardi pun akan merombak hingga separuh pejabat untuk meningkatkan performa.

“Nanti akan kita akan ada rotasi eselon 2. Akan kita refresh biar kerjanya baru. Banyak. Setengahnya dan banyak promosi nanti,” ungkapnya.

Baca juga: DPRD Sorot Anggaran Rp 650 Juta Pemkot Solo untuk Promosi Lewat Influencer Medsos : Urgensinya Apa?

Jebloknya realisasi PAD menjadi salah satu alasan sejumlah program dipangkas pada APBD Perubahan 2025 Kota Solo mulai dari Rumah Siap Kerja hingga Koperasi Merah Putih.

Maka dari itu, Respati menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di akhir tahun untuk menambal defisit anggaran ini.

“Saya harapkan banyak event di bulan -ber gas pol untuk pendapatan yang menyeimbangkan defisit tadi,” ungkapnya.

Baca juga: KPK Kritik Postur APBD Solo 2025, Belanja Modal Lebih Sedikit Ketimbang Belanja Jasa

Menurutnya, salah satu yang perlu dikoreksi yakni postur APBD yang terlalu banyak pada pos belanja.

Ia pun akan fokus agar pendapatan bisa lebih ditingkatkan.

“Makanya jangan usul banyak-banyak di belanja. Saya fokuskan di Astacita salah satunya optimalisasi PAD dan BUMD. Kalau mau bantu ayo kita korek Bapenda untuk mendapatkan pendapatan yang bagus,” tuturnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved