Beasiswa LPDP, Bukan Sekedar Hak Tapi Tanggung Jawab
Ada satu hal penting yang sering terlupakan, beasiswa LPDP sebenarnya mendapatkan alokasi dana dari uang pajak masyarakat.
Oleh: Dedi Kusnadi, Penyuluh Pajak
TRIBUNSOLO.COM - Program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan jembatan bagi anak muda Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Banyak orang bermimpi mendapatkannya, karena hampir semua kebutuhan pendidikan ditanggung negara, mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, hingga tiket perjalanan.
LPDP adalah satuan kerja noneselon di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengelola dana pendidikan sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 252 Tahun 2010.
Institusi ini kemudian ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) pada 30 Januari 2012, setelah disahkannya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 18 Tahun 2012.
Ada satu hal penting yang sering terlupakan, beasiswa LPDP sebenarnya mendapatkan alokasi dana dari uang pajak masyarakat.
Baca juga: Kepatuhan Pajak dan Masa Depan Indonesia
Artinya, setiap penerima LPDP pada dasarnya sedang menggunakan dana publik yang dikumpulkan dari jutaan wajib pajak di Indonesia.
Karena itu, LPDP bukan sekadar beasiswa biasa. Ia adalah bentuk investasi negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dari sudut pandang ini, LPDP bukan hanya soal hak belajar, tetapi juga tentang kewajiban mengabdi.
Banyak orang melihat LPDP hanya sebagai bantuan pendidikan dari pemerintah. Padahal, sumber dana pemerintah sebagian besar berasal dari pajak yang dibayar masyarakat setiap tahun.
Ketika seseorang menerima LPDP, sebenarnya ada jutaan orang lain yang ikut berkontribusi secara tidak langsung. Pajak dari pegawai, pengusaha, pedagang kecil, hingga konsumen yang membayar PPN, ikut menjadi bagian dari dana pendidikan tersebut. Dengan kata lain, LPDP adalah bukti nyata bahwa pajak kembali ke masyarakat dalam bentuk kesempatan pendidikan.
Negara berharap bahwa penerima LPDP nantinya akan menjadi tenaga profesional, peneliti, dosen, pengusaha, atau pemimpin yang mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju.
Kesempatan Besar untuk Belajar
Tidak bisa dipungkiri bahwa LPDP telah membuka pintu bagi banyak anak muda Indonesia untuk belajar lebih tinggi.
Banyak mahasiswa yang mungkin tidak mampu membayar biaya pendidikan luar negeri, akhirnya bisa kuliah di kampus-kampus terbaik dunia.
Kesempatan seperti ini tentu sangat berharga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Dedi-Kusnadi-pegawai-Direktorat-Jenderal-Pajak-2.jpg)