Makan Bergizi Gratis di Boyolali

Program MBG di Boyolali Terhenti Sementara, Siswa Terpaksa Tambah Uang Jajan, Ada Apa?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ribuan siswa di wilayah Boyolali Kota terhenti sementara sejak dua hari terakhir.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
TAK BERAKTIVITAS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ribuan siswa di wilayah Boyolali Kota terhenti sementara sejak dua hari terakhir. Kondisi ini terpantau di SD Negeri Siswodipuran Boyolali pada Rabu (17/9/2025), di mana biasanya mobil pengantar MBG tiba pukul 08.00 WIB, namun tidak terlihat sejak awal pekan. 

“Sekarang jadi Rp 10 ribu,” ucap Reza.

Kepala Regional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Provinsi Jawa Tengah, Reza Mahendra, membenarkan adanya penghentian sementara penyaluran MBG.

Ia menjelaskan bahwa kendala terjadi pada proses pencairan dana untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siswodipuran 002 Boyolali.

“Setelah saya dalami itu ada eror sistem untuk pencairan dana,” kata Reza saat dihubungi.

Menurut informasi dari pihak bank, pengelola SPPG salah memasukkan password.

Beruntung, masalah tersebut telah teratasi.

“Dan hari ini sudah bisa dilaksanakan lagi, besok operasional lagi. Saya pastikan besok operasional,” pungkasnya.

Baca juga: Penyebab Ratusan Siswa di Wonogiri Diduga Keracunan MBG, Ditemukan Bakteri E. coli dan Salmonella

Diketahui, para siswa di Boyolali menyambut baik adanya program makan bergizi gratis. 

Penerapan program ini salah satunya di sekolah kawasan Kecamatan Ngemplak, Boyolali

Program ini dimulai pada Senin (6/1/2025).

Program makan bergizi gratis ini pun disambut gembira siswa.

Bagaimana tidak, dengan adanya makan bergizi ini para pejuang ilmu itu pun bisa lebih hemat.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved