Revitalisasi Jalan Pandanaran
Proyek Jalan Pandanaran Boyolali Berlanjut, Target Sampai Simpang Empat Taman Pandan Alas
Proyek revitalisasi Jalan Pandanaran terus berlanjut. Kini proyek itu akan digarap sampai Simpang Empat Taman Pandan Alas.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Revitalisasi Jalan Pandanaran Boyolali akan dilanjutkan tahun 2026, dengan pengerjaan dari Tugu Susu ke arah timur hingga Simpang Empat Taman Pandan Alas.
- Program ini bertujuan menata kota, meningkatkan kenyamanan, memperindah wajah Boyolali, serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan keramaian kawasan.
- Skema penutupan jalan masih dimusyawarahkan. Pemkab Boyolali akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pedagang dan warga terdampak sebelum proyek dimulai.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Revitalisasi jalan di pusat Kota Boyolali akan dilanjutkan tahun ini.
Jika tahun lalu revitalisasi Jalan Pandanaran mulai dari Simpang Lima hingga Monumen Susu.
Tahun ini, dari Tugu Susu ke timur hingga Simpang Empat Taman Pandan Alas.
Hal itu disampaikan Bupati Boyolali Agus Irawan usai meninjau Pasar Boyolali, Kamis (12/2/2026).
Dikatakan Agus, revitalisasi lanjutan Jalan Pandanaran ini untuk menata kota.
Hal itu untuk memberikan kenyamanan dan memperindah wajah Boyolali.
Dengan begitu, diharapkan ekonomi masyarakat di sekitar Jalan Pandanaran akan lebih meningkat.
"Jadi harapannya nanti pasar jadi ramai, toko-toko (di sepanjang Jalan Pandanaran) juga jadi ramai. Banyak pengunjung yang masuk ke Boyolali," ujar Agus.
Belum Tahu Ditutup Total atau Tidak
Saat revitalisasi Jalan Pandanaran tahap pertama akhir tahun lalu, lokasi pekerjaan ditutup total.
Sementara untuk revitalisasi lanjutan ini, pihaknya masih akan memusyawarahkan apakah akan ditutup total seperti sebelumnya atau dikerjakan secara bertahap.
Selain itu, sebelum proyek dikerjakan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.
"Pedagang di kanan-kiri akan kita sosialisasikan agar semuanya berjalan dengan baik," pungkasnya.
Proyek Sebelumnya Molor
Catatan TribunSolo.com, proyek revitalisasi Jalan Pandanaran Boyolali tahun 2025 molor.
Hingga batas akhir kontrak pada 30 Desember 2025, pembangunan ruas jalan dari kawasan Susu Tumpah hingga Simpang Lima belum rampung sepenuhnya.
Baca juga: Proyek Rp22 Miliar Revitalisasi Jalan Pandanaran Boyolali Molor, Kena Pinalti Rp21 Juta per Hari
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Boyolali, Joko Prasetyo, mengakui proyek tersebut belum mencapai target penyelesaian hingga masa kontrak berakhir.
“Progres pekerjaan sampai berakhir masa kontrak 95,4 persen,” kata Joko saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (2/1/2026) lalu.
Denda Dikenai Per Hari
Akibat keterlambatan tersebut, pelaksana proyek, PT Pollung Karya Abadi, harus menerima sanksi berupa denda keterlambatan.
Proyek dengan nilai kontrak Rp 22 miliar itu dikenai pinalti sekitar Rp 21 juta per hari.
Joko menjelaskan, pengenaan denda tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 serta ketentuan yang berlaku di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Besaran pinalti umumnya satu per seribu dari nilai kontrak per hari keterlambatan,” jelasnya.
Baca juga: Dampak Revitalisasi Jalan Pandanaran Boyolali, PKL Simpang Lima Direlokasi
Meski demikian, kontrak proyek masih memberikan toleransi keterlambatan dengan batas maksimal tertentu.
“Maksimal keterlambatan 50 hari kalender,” ujarnya.
Revitalisasi Jalan Pandanaran sendiri merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali yang bertujuan mempercantik kawasan pusat kota, meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. (*)
| Terungkap, Harga Tiang Lampu yang Dicuri di Simpang Lima Boyolali Capai Rp1 Juta per Unit |
|
|---|
| Belum Dinikmati Warga Boyolali, 9 Tiang Lampu Pedestrian Simpang Lima Dicuri, Berapa Kerugiannya? |
|
|---|
| Olah TKP Pencurian Tiang Lampu Pedestrian Simpang Lima Boyolali, Kabel Instalasi Ikut Raib |
|
|---|
| Baru Jadi, Tiang Lampu Pedestrian Simpang Lima Boyolali Raib Dicuri |
|
|---|
| Simpang Lima Boyolali Normal, Jalan Merapi-Merbabu Kembali Satu Arah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-Jalan-Pandanaran-Boyolali.jpg)