TAG
Feature
-
Asal-usul Nama Desa Ngrombo Sukoharjo yang Dikenal sebagai Kampung Gitar, Berasal dari Bahasa Jawa
Nama “Ngrombo” sendiri berasal dari kata “oro-oro ombo”, yang dalam bahasa Jawa berarti lahan yang luas atau tanah lapang.
Minggu, 9 November 2025 -
Berawal dari 3 Warga Ingin Mengubah Nasib : Awal Mula Desa Ngrombo Sukoharjo Jadi Kampung Gitar
Ketua Paguyuban Gitar Ngrombo, Sumardi, menuturkan bahwa pada awalnya Desa Ngrombo bukanlah kawasan industri
Minggu, 9 November 2025 -
Kisah Desa Ngrombo di Baki, Sukoharjo : dari Sawah ke Senar, Kini jadi Kampung Gitar Legendaris
Namanya Desa Ngrombo, di Kecamatan Baki, yang sejak 1970-an dikenal sebagai kampung gitar legendaris di Jawa Tengah.
Minggu, 9 November 2025 -
Warna-warni Balap Traktor di Klaten : Modifikasi Bisa Lebih Mahal dari Hadiah, Ini Soal Kesenangan
Namun meski biaya modifikasi tak main-main, hadiah yang ditawarkan dalam lomba balap traktor kerap tidak sebanding.
Minggu, 5 Oktober 2025 -
Pertemuan Dua Sungai di Jembatan Timang Wonokerto Wonogiri, Jadi Tempat Berendam Malam Jumat Kliwon
Pertemuan dua sungai di Jembatan Timang disebut menjadi lokasi berendam . Ini khususnya di waktu-waktu tertentu.
Minggu, 28 September 2025 -
Fakta Lain Jembatan Timang di Wonokerto Wonogiri : Pernah Jadi Tempat Pembuangan Korban Pembunuhan
Pada Juli 2022 lalu, di bawah jembatan itu menjadi tempat pembuangan korban penganiayaan hingga meninggal dunia.
Minggu, 28 September 2025 -
Legenda Pohon Elo di Jembatan Timang Wonokerto Wonogiri, Tempat Sunan Kalijaga Beri Ilmu Santrinya
Kades Wonokerto, Suyanto mengatakan berdasarkan cerita yang didengarnya, dulunya di wilayah tersebut ada pohon elo.
Minggu, 28 September 2025 -
Mitos Jembatan Timang Desa Wonokerto Wonogiri : Ramai Seperti Pasar Malam, Ada Jejak Sunan Kalijaga
Jembatan Timang di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri yang banyak sekali dilintasi masyarakat menyimpan cerita mistis.
Minggu, 28 September 2025 -
Senjakala Kios Buku Belakang Sriwedari Solo: Tergerus Digitalisasi Pemerintah dan Hobi Scroll TikTok
Di tengah bayang-bayang over digitalisasi, ada para penjual buku belakang Taman Sriwedari yang terkena imbas.
Minggu, 21 September 2025 -
Suka-Duka Penjual Buku Belakang Taman Sriwedari Solo, Pernah Disatroni Pengarang karena Buku Bajakan
Ketua Paguyuban Kios Buku Sriwedari, Purwadi bercerita bagaimana ia disatroni pengarang hingga penerbit buku lantaran kedapatan menjual buku bajakan.
Minggu, 21 September 2025 -
Minat Baca Masyarakat Turun Drastis, Penjual Buku di Belakang Taman Sriwedari Solo Makin Gigit Jari
Turunnya minat baca masyarakat tak hanya berimbas pada tingkat literasi yang makin memprihatinkan. Secara ekonomi para penjual buku terkena imbas.
Minggu, 21 September 2025 -
Kisah Pedagang Kios Buku Belakang Sriwedari Solo: Dulu Raup Rp2 Juta Sehari, Kini Jual 5 Buku Berat
Kios buku belakang Taman Sriwedari dahulu seperti surga bagi pelajar Solo. Murah, lengkap, dan selalu ramai, terutama saat tahun ajaran baru tiba.
Minggu, 21 September 2025 -
Dari Hasil Kas, Paguyuban Warga Rejosari Solo Mampu Buka Lapangan Kerja Bagi Tetangga yang Nganggur
Uang dari hasil pengumpulan kas setiap bulan digunakan untuk menggaji belasan petugas kebersihan dan petugas keamanan.
Minggu, 14 September 2025 -
Hindari Penyelewengan, Gerakan Sosial Paguyuban Warga di Solo Laporkan Kas ke RT Sampai Wali Kota
Mengelola dana kas yang mencapai puluhan juta, Paguyuban Warga Rejosari memilih untuk selalu membuat pembukuan mendetail dan melaporkannya.
Minggu, 14 September 2025 -
Cara Bersyukur Warga Samping Masjid Zayed Solo, Sisihkan Uang untuk Bantu Tetangga yang Membutuhkan
Ketua Paguyuban Warga Rejosari, Lanyono menceritakan sejak 3 tahun terakhir gerakan sosial membantu perekonomian tetangga.
Minggu, 14 September 2025 -
Kisah Mbah Min Semprong, Mata-mata di Era Kolonial, Kini Berjualan Mainan Anak Keliling Sukoharjo
Mbah Min pernah dipercaya sebagai telik sandi (mata-mata) pasukan Angkatan Darat Republik Indonesia pada periode 1948–1950.
Minggu, 7 September 2025 -
Pandemi Nyaris Punahkan Gema Ketukan ATBM Perajin Stagen di Sukoharjo, Produksi Sempat Mati Total
Pandemi Covid-19 yang menghantam seluruh dunia memperberat kondisi perajin stagen. Selama hampir dua tahun, aktivitas produksi stagen terhenti.
Minggu, 7 September 2025 -
Azkiya, Gadis Cilik Klaten Bercita-cita jadi Dalang, Hapus Stigma Gen Alpha Lupa Budaya Sendiri
Tak seperti anak-anak seusianya yang masuk ketagori generasi Alpha, Azkiya memang punya hobi sedikit lebih unik.
Minggu, 7 September 2025 -
Demi Warisan Leluhur, Perajin Stagen di Luwang Sukoharjo Bertahan Meski Untung Tipis Rp8 Ribu/potong
Warga setempat yang sejak lama menggantungkan hidup dari tenun tradisional ini harus menghadapi berbagai kendala, termasuk rendahnya penghasilan
Minggu, 7 September 2025 -
Potret Perempuan Tangguh Perajin Stagen di Luwang Sukoharjo, Teruskan Warisan Kejayaan Mataram Islam
Uniknya, para perajin stagen di Sukoharjo ini tetap setia menenun dengan alat tradisional, bukan mesin modern.
Minggu, 7 September 2025