Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Digugat Perangkat Desa yang Emoh Pensiun Umur 60 Tahun ke PTUN Semarang, Begini Pemkab Sragen

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto tidak mempermasalahkan Praja menggugat ke PTUN tersebut.

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Paguyuban Praja usai bertemu dengan pemerintah kabupaten Sragen terkait tuntutan batas maksimal umur perangkat desa, Senin (4/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen digugat oleh perangkat desa yang tergabung dalam Praja di PTUN Semarang terkait masa kerja hingga 65 tahun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto tidak mempermasalahkan Praja menggugat ke PTUN tersebut.

Persoalan tersebut, katanya, memang lebih baik diselesaikan di PTUN.

"Persoalan masa kerja itu memang lebih baik diselesaikan di PTUN daripada mereka menginterprestasikan UU dan aturan secara sepihak," paparnya kepada TribunSolo.com, Selasa (13/4/2021).

Tatag menegaskan akan tetap berpedoman pada UU No.6/2014 tentang Desa.

Baca juga: Tetap Ngotot Pensiun Usia 65 Bukan 60 Tahun, Kades & Perangkat Desa di Sragen Geruduk PTUN Semarang

Baca juga: Bupati Klaten Sri Mulyani Tak Beri Izin Adanya Kampung Ramadhan, Dikhawatirkan Timbulkan Kerumunan

"Pemkab Sragen tetap berpedoman pada aturan sesuai UU No.6/2014 tentang Desa," kata dia.

Ia menjelaskan, bila perangkat desa yang diangkat sebelum tahun 2000 dan belum mengalami mutasi , bisa sampai 65 tahun.

"Tapi kalau perangkat desanya sudah pernah dimutasi maka akan sampai usia 60 tahun," katanya.

Diakuinya, apapun hasil keputusan dari PTUN nanti, Pemkab siap menerimanya.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved