Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Karanganyar Terbaru

Harga Daging Sapi Tak Goyah Meski Diserang PMK, di Karanganyar Masih Rp 120 - Rp 130 Ribu Per Kg

Maraknya isu penyakit mulut dan kuku pada sapi tidak membuat harga daging di Kabupaten Karanganyar merorot.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi : Daging sapi tak merosot meski ada PMK. 

Daging sapi paha depan Rp 105.000 per kilogram di Pasar Bunder dan Pasar Gemolong, sedangkan di Pasar Gondang sedikit lebih mahal di harga Rp 110.000 per kilogram.

Sedangkan daging sapi paha belakang dan daging sapi sirloin harganya sama di 3 pasar, yakni sebesar Rp 110.000/kilogram.

Untuk daging sapi has dalam (tenderloin) harganya cenderung stabil sebesar Rp 120.000/kilogram.

Baca juga: Pusingnya Pedagang Sapi Kurban di Boyolali: Susah Tambah Pasokan, Harga Melambung Jelang Idul Adha

Baca juga: Harga Sapi Jelang Kurban di Sragen: Jadi Rp22,5 Juta, Peternak Tak Berani Naikkan Terlalu Tinggi

Harga daging sapi sandung lamur (brisket) senilai Rp 55.000/kilogram dan daging sapi tetelan harganya Rp 60.000/kilogram.

Harga tersebut stabil sejak pasca lebaran 2022 lalu, yang masih diharga Rp 110.000/kilogram.

Meski menjelang hari raya idul Adha 2022 ini, menurut Sugino harganya juga masih stabil.

"Jelang idul adha juga masih stabil," pungkasnya.

Sapi di Sragen Berjatuhan

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kian mengerikan menyerang sapi-sapi di Kabupaten Sragen.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sragen, Rina Wijayanti mengatakan total terdapat 95 kasus PMK per Rabu (1/6/2022).

"Per hari ini, total terdapat 95 kasus PMK, dengan tambahan 13 kasus baru, 13 ekor sapi sembuh, dan 12 mati," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (1/6/2022).

Kasus PMK terbanyak ditemukan di Kecamatan Sumberlawang yakni sebanyak 21 ekor sapi, dan 16 sapi di Kecamatan Plupuh terpapar PMK.

Sebanyak 12 sapi di Kecamatan Gemolong dan 11 sapi di kecamatan Sidoharjo terpapar PMK.

Kecamatan lain yang terdapat kasus PMK yakni di Miri (9), Kalijambe (1), Tanon (10), Karangmalang (7), Kedawung (5), Ngrampal (2) dan Jenar (1).

Ternak yang mati akibat terjangkit PMK sebanyak 12 ekor, dengan rincian 7 ekor sapi dipotong, dan 5 ekor mati.

Baca juga: Sapi di Sukoharjo Berjatuhan Diserang PMK : Ada Tambahan 23 Kasus, Tapi 21 Sapi dan Domba Sembuh

Baca juga: Update Sapi Terjangkit PMK di Wonogiri, Bupati Jekek : Lima Ekor Sembuh, Tapi Puluhan Ternak Suspect

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved