Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Dilema Tol Lingkar Timur-Selatan : Pelaku Hotel di Solo Ketar-ketir Pengunjung Turun, Gibran Santai

Pembangunan tol Lingkar Timur-Selatan diyakini mempengaruhi lama menginap wisatawan. Sehingga akan turut mempengaruhi tingkat okupansi hotel

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com/Dok Biro Setpres Laily
Ilustrasi : Tol Trans Jawa. Setelah Tol Solo-Jogja, kini akan ada Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan Kota Solo. Itu melawati jalanan di Solo Raya ke Jogja. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Konsep pembangunan Tol Lingkar Timur-Selatan memicu kekhawatiran pelaku perhotelan dan restoran di Kota Solo.

Menurut Humas PHRI Kota Solo, Sistho A Sreshtho, konsep tersebut seperti pedang bermata dua.

Di satu sisi, Tol Lingkar Timur-Selatan bisa mempermudah akses ke Solo dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kemudahan tersebut rupanya membuat pelaku perhotelan dan restoran di Kota Solo ketar-ketir.

Salah satunya, itu berpotensi mempengaruhi tingkat okupansi hotel.

Baca juga: Gibran Soal Tol Lingkar Timur-Selatan Ditolak Dua Bupati, Buka Komunikasi ke Dirjen Bina Marga

"Dengan mudahnya akses, maka akan banyak pelaku perjalanan yang enggan menginap," kata Sistho, kepada TribunSolo.com, Rabu (4/1/2023).

Padahal, lama menginap atau lenght of stay menjadi salah satu faktor penting untuk mengukur perekonomian.

"Di sektor perekonomian pariwisata, semakin lama menginap maka semakin banyak uang yang dihabiskan," terangnya.

Kekhawatiran pelaku perhotelan dan restoran tersebut mendapat respon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Gibran sejauh ini masih optimistis bila Tol Lingkar Timur-Selatan tidak akan mempengaruhi bidang perhotelan dan restoran di Kota Solo.

"Saya tetap optimis, tenang saja (mau) jalan lingkar, jalan tol, saya tetap optimis. Santai," ucap Gibran.

Kendati demikian, hal itu tentu perlu diimbangi dengan sejumlah langkah.

Baca juga: Tol Lingkar Timur-Selatan, Sri Mulyani-Juliyatmono Menolak, Gibran Setuju : Solo Tidak Bisa Gerak

Sistho menyarankan beberapa trik agar Kota Solo tetap menjadi jujukan warga untuk melintas atau berlibur.

"Ada 3A (Aksesibilitas, atraksi, amenity) yang harus dipertahankan dan ditingkatkan," tutur Sistho.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved