Berita Daerah
Penyebab Apoteker di Kendari Dianiaya Bosnya Sendiri: Tersinggung Pesan di Grup Whatsapp
Petugas apoteker di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial ZST menjadi korban penganiayaan dan disekap oleh bosnya sendiri.
Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
Kemudian, Orang tua ZS mendatangi apotek untuk menjemput dan membuat laporan ke Polresta Kendari.
Baca juga: KRONOLOGI Viral Pencuri Bawang Dimassa di Pasar Legi, Berawal dari Curi Bawang Pembeli
Kasat Reskrim Polresta Kota Kendari, AKP Fitrayadi membenarkan kasus penganiayaan terjadi karena E membaca grup WhatsApp para karyawan.
"Tersangka tersinggung dan marah sehingga memanggil 3 orang member grup whatsapp dan langsung melakukan penganiayaan terhadap ketiganya yang mengakibatkan pelapor pingsan," ungkapnya, Jumat (1/12/2023).
Penangkapan dilakukan setelah personel Polresta Kendari menemukan dua alat bukti yang cukup kuat.
Saat ini, E sudah ditahan di Mapolresta Kota Kendari untuk menjalani pemeriksaan.
"Kemudian dilakukan penahanan kepada tersangka," sambungnya.
Akibat perbuatannya, E dapat dijerat dengan pasal tindak pidana penganiyaan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara.
Sebelumnya, ZS membuat laporan atas kasus penganiayaan yang dialaminya.
ZS merupakan apoteker di sebuah apotek milik tersangka E.
Terduga dr ES yang dikonfirmasi membantah kalau dirinya telah melakukan penganiayaan kepada salah satu apotekernya.
Baca juga: Bocah 4 Tahun di Situbondo Tenggelam, Ditemukan Tewas di Sungai Desa
Sementara itu, E sempat membantah telah melakukan penganiayaan terhadap karyawannya.
"Saya mau klarifikasi saya tidak pernah melakukan penyekapan atau penganiayaan," beber E.
Menurut E, pernyataan ZS tidak ada bukti karena ia datang ke apotek untuk bekerja.
"Dan kita lakukan briefing," ungkapnya.
E mengaku tak melakukan penganiayaan dan meminta kepolisian mengecek CCTV di apoteknya.
"Ada di CCTV kalau mau dibuka," ucap E.
(*)
AKP Fitrayadi
Polresta Kota Kendari
Kasat Reskrim Polresta Kota Kendari
Kendari
Kota Kendari
penganiayaan petugas apoteker
Apoteker
2 Anggota Grup Facebook Gay Tuban Ditangkap, Polisi Sita Cambuk dan Rantai, Galeri HP Isi Foto Cowok |
![]() |
---|
Mahasiswi di Solo Mengaku Dukun Sakti Bisa Pindahkan Janin, Perdaya Korban Rp 1 Miliar |
![]() |
---|
Kisah Purnomo Warga Grobogan Jateng Tersesat Sampai Mamuju, Dikira Buron Ternyata Hidupnya Pilu |
![]() |
---|
Bakal Ada Exit Tol Baru di Tol Semarang-Solo Jateng, Diharap Bisa Tingkatkan Perekonomian Sekitar |
![]() |
---|
Nasib Kurir Sabu Jaringan Medan-Yogya-Solo Dijanjikan Upah Rp40 Juta, Baru Terima Rp5 Juta Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.