Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Lebaran 2025

Asal-usul Tradisi Beli Baju Baru Jelang Lebaran untuk Bakdan di Solo, Sudah Ada Sejak Penjajahan

Kenyataannya, membeli baju baru Lebaran bukan hanya dilakukan untuk mempercantik diri saat perayaan hari raya Idul Fitri.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari
BELI BAJU LEBARAN - Beberapa pembeli sedang memilih-milih baju lebaran di Pasar Kota Sragen, Selasa (9/4/2024). Beginilah asal-usul tradisi beli baju baru jelang Lebaran 2025. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jelang Lebaran 2025, ada satu tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Solo dan sekitarnya.

Salah satunya adalah membeli baju baru.

Tradisi beli beju Lebaran ini bersanding dengan tradisi mudik di Hari Raya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Yuk Simak Tips dan Panduan Aman Berkendara Saat Silahturahmi di Hari Raya Idul Fitri

Biasanya masyarakat berbondong mendatangi toko busana untuk mencari pakaian yang akan dipakai di Hari Kemenangan menjelang Lebaran.

Tradisi ini juga didukung oleh penjual pakaian yang mengeluarkan diskon besar-besaran untuk menarik pembeli.

Kenyataannya, membeli baju baru Lebaran bukan hanya dilakukan untuk mempercantik diri saat perayaan hari raya Idul Fitri.

Beli baju baru untuk Hari Raya merupakan tradisi yang bahkan sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Asal-usulnya

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Agus Aris Munandar menjelaskan, pakaian yang dipakai saat Idul Fitri merupakan simbol kesucian.

"Awalnya harus memakai baju, sarung, atau mukena bersih pada waktu shalat Idul Fitri. Itu simbol umat Islam yang kembali fitri setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan," jelasnya dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, pakaian bersih yang dipakai umat Islam saat Lebaran merupakan tanda dari manusia yang suci atau bersih dari dosa setelah sebulan puasa Ramadhan.

Baca juga: Sejarah Kue Kuping Gajah, Kue Kering Legendaris yang Biasa Disajikan Masyarakat Solo saat Lebaran

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa orang tua biasa membelikan pakaian baru untuk anak-anak kecil karena mereka akan diajak shalat Id atau juga berkunjung ke rumah saudara.

"Kalau untuk orang dewasa sih pakaian baru itu cuma simbol, yang penting niat baru untuk melaksanakan agama Islam secara baik," lanjutnya.

Sejarahnya

Tradisi baju baru saat Idul Fitri tertulis dalam buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved