TOPIK
Sejarah Kuliner Legendaris
-
Dari sekian banyak makanan khas, Nasi Tumpang Lethok menjadi salah satu yang paling mencolok, baik dari segi rasa, penyajian, maupun sejarahnya.
-
Di Sendang Sinongko, Desa Pokak, Kecamatan Ceper, Klaten, terselip sebuah destinasi kuliner khas yang menggugah selera.
-
Jenang sumsum adalah salah satu makanan yang menjadi simbol tradisi dan budaya di Solo Raya, Jawa Tengah.
-
Tak hanya makanan berat, Solo juga menyimpan kekayaan minuman tradisional berupa sajian teh yang unik, yaitu teh oplosan dan teh kampul.
-
Mata maling, atau dalam bahasa Jawa berarti "mata pencuri", adalah camilan khas Solo yang terbuat dari kulit melinjo merah.
-
Mulai dari sate, tengkleng, hingga tongseng kambing, semuanya menjadi hidangan favorit warga Solo sekaligus incaran para wisatawan.
-
Sate Kambing Tambak Segaran Asli ini hanya berjarak 3,1 kilometer dari Jalan Slamet Riyadi Solo dan bisa ditempuh 8 menit kendaraan bermotor.
-
Selain keripik paru, di sini juga ada keripik pare, serundeng, abon sapi, keripik tempe, keripik pisang, dan aneka cemilan lainnya.
-
Masih ada banyak kuliner legendaris Klaten yang eksis sampai saat ini, salah satunya adalah Sego Wiwit.
-
Dalam Serat Centhini (1814) misalnya, disebutkan bahwa pecel dibuat menggunakan bumbu wijen, bukan kacang tanah.
-
Ada satu kuliner Karanganyar yang belakangan tengah naik daun, namanya adalah Rica-Rica Mentok Mbah Modin
-
Makanan berbahan dasar singkong ini dipercaya merupakan warisan kuliner dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
-
Mi ketoprak terdiri dari mi kuning, bihun, daging sapi koyor, tahu, tempe, dan sayuran yang disiram kuah kaldu sapi.
-
Timus dikenal luas sebagai makanan khas dari Yogyakarta dan sebagian besar wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk Karanganyar.
-
Tak sulit menemukan warung tahu kupat di Solo Raya, karena makanan ini memang cukup populer.
-
Meski tampil sederhana, isi dan rasa sego berkat seringkali mengundang nostalgia dan kebahagiaan tersendiri.
-
Mulai dari tahu bacem, tempe bacem, ayam bacem, dan baceman lainnya masih mudah dijumpai di Kota Solo.
-
Gudangan merupakan salah satu sajian yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat akan makna dan nilai historis.
-
Ledre Laweyan dibuat dari ketan dan pisang raja, dimasak di atas wajan tanah liat yang memberikan aroma khas dan rasa unik.
-
Selain Soto Boyolali yang sudah mendunia, di Boyolali juga tersimpan warisan rasa yang tak kalah legendaris: Nasi Jagung Sambal Tumpang.
-
Meski bernama soto rumput, kuliner ini sama sekali tidak menggunakan bahan dasar rumput.
-
Sate kelinci diyakini berasal dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, terutama daerah dataran tinggi seperti Tawangmangu.
-
Untuk mencari roti enak, Tribuners bisa berkunjung ke Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
-
Kroket pernah menjadi bagian penting dalam diplomasi dan representasi budaya di Istana Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah.
-
Ada satu kuliner warisan leluhur yang sampai kini masih eksis di Solo, Jawa Tengah. Kuliner itu adalah bubur lemu.
-
Varian manis biasanya diberi balutan gula bubuk yang lengket di permukaannya, sehingga menambah kenikmatan saat disantap.
-
Gatot menyajikan perpaduan rasa manis, asin, dan gurih yang khas, dan sangat populer di Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
-
Bothok miri adalah kuliner khas Kampung Kedunggudel di Kelurahan Kenep, Kabupaten Sukoharjo, yang kini sangat langka.
-
Produksi ini muncul pasca-erupsi Gunung Merapi yang sempat menghancurkan perekonomian warga sekitar.
-
Kua moho adalah kudapan manis dan padat yang menjadi perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa, serta dipercaya sebagai simbol rezeki.