Pembangunan Jembatan Butuh Sragen
Kontrak Tinggal 12 Hari, Pembangunan Kerangka Tengah Jembatan Butuh Sragen Ditarget Rampung 10 Hari
Kepala DPU Sragen Albert menargetkan proses erection kerangka jembatan, apabila didukung dengan cuaca yang mendukung bisa selesai dalam 10 hari
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen, Albert Pramono Seosanto angkat bicara mengenai kontrak proyek pembangunan Jembatan Butuh berakhir pada 31 Desember 2024.
Batas akhir kontrak pembangunan Jembatan Butuh di Kabupaten Sragen tinggal menghitung hari, tepatnya 12 hari lagi.
Namun hingga kini kerangka jembatan bagian tengah belum terpasang.
Sedangkan, lantai ujung jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Plupuh kini sudah dicor beton, namun di ujung lainnya belum dilakukan pengecoran.
Lantas, apakah proyek pembangunan Jembatan Butuh bisa selesai tepat waktu?
Baca juga: Pria Tewas di Sragen Diduga Seorang Tunawisma, Belum Ada Keluarga yang Mengakui
Albert Pramono Seosanto mengatakan ia akan mengupayakan agar pembangunan jembatan bisa selesai.
"Kami upayakan untuk mengejar, yang menentukan, critical-nya di erection (perakitan kerangka jembatan), kalau ini tembus (terhubung dari ujung ke ujung), nanti bisa dikejar," katanya kepada TribunSolo.com.

"Erectionnya kita tidak bisa ngoyo, karena situasi kondisi pekerjaan dengan resiko tinggi, daripada resiko, kita kerja sesuai ritme, mereka-mereka ini sudah ahlinya untuk mengerjakan erection," jelasnya.
Baca juga: Batas Akhir Kontrak Semakin Dekat, DPRD Sragen Desak Pembangunan Jembatan Butuh Selesai Tepat Waktu
Albert menerangkan hingga Rabu (18/12/2024), progres pembangunan jembatan berkisar 90 persen.
Dimana, apabila proses erection bagian tengah dapat diselesaikan, maka progresnya bertambah 3 persen.
"Selain itu, pembangunan lantai itu 3 persen, kalau dua ini rampung berarti progres nambah 6 persen, kalau aspal 1,5 persen, jadi totalnya sudah 7,5 persen," terangnya.
"Sisanya itu yang kecil-kecil, ngecor ujung sana, pasang lampu, pengecatan sedikit, sisa itu saja," sambungnya.
Ia menargetkan proses erection kerangka jembatan, apabila didukung dengan cuaca yang mendukung bisa selesai dalam 10 hari.
"Selesai erection bisa 10 hari lagi, misal selesai di tanggal 26 Desember, kita 4 hari untuk pembersihan dan ngecor itu bisa tercapai, kalau erection selesai, (proyek) selesai," pungkasnya.
(*)
Fakta Lain Peresmian Jembatan Butuh Sragen, Pengerjaan Telat 4 Hari, Kena Denda Rp50 Juta-an |
![]() |
---|
3 Fakta Peresmian Jembatan Butuh Sragen, Pernah Terkendala Pembebasan Lahan |
![]() |
---|
Hadiah Tahun Baru Warga Sragen, Jembatan Butuh Bisa Dilewati Setelah Mangkrak Sejak Tahun 2019 |
![]() |
---|
Proyek Diperpanjang, Kontraktor Jembatan Butuh Sragen Diperkirakan Kena Denda Rp 14 Juta per Hari |
![]() |
---|
Batas Kontrak 31 Desember 2024, Proyek Pengerjaan Jembatan Butuh Sragen Diputuskan Diperpanjang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.