TOPIK
Pengecer Dilarang Jual Gas 3 Kg
-
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Surakarta Sri Suharti mengakui saat ini harga di tingkat pengecer dijual lebih dari HET
-
Tri Lestari meninggal dunia setelah terlindas truk tronton saat mencari gas LPG 3 Kg pada Selasa (4/2/2025).
-
Bahlil Lahadalia dinilai merupakan aktor utama di balik kebijakan larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram.
-
Bahlil meminta maaf atas kasus warga bernama Yonih (62) meninggal dunia akibat kelelahan mengantre gas elpiji 3 Kg.
-
Pada video yang beredar tampak seorang warga Tangerang berteriak dan meluapkan kekecewaannya kepada Bahlil.
-
Emak-emak di Kabupaten Karanganyar berduyun-duyun ke pangkalan gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di SPBU Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar
-
Blusukan itu dimanfaatkan Bahlil untuk mendengar keluhan masyarakat terkait kebijakan pengecer gas elpiji akan dihapus.
-
Dwi yang sebelumnya bisa membeli gas melon di warung terdekat kini harus pergi ke pangkalan resmi yang lokasinya lebih jauh.
-
Menurut Bahlil, aturan larangan pengecer jualan elpiji 3 kilogram tersebut sudah dikaji sejak 2023.
-
Salah satu pemilik pangkalan gas mengusulkan pengecer tetap bisa mengambil LPG dari pangkalan, tetapi dengan harga jual yang sudah ditentukan
-
Muryono mengungkapkan masih banyak pelaku usaha menengah hingga besar di Kabupaten Sukoharjo yang memanfaatkan LPG melon untuk operasional bisnis
-
Banyak pengecer gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Sragen merasa keberatan untuk dijadikan pangkalan.
-
Rahayu, salah satu warga di Boyolali sempat khawatir tak bisa memasak setelah tak adanya stok gas di warung tetangganya.
-
Salah satu pemilik pangkalan gas di Jetis, Sukoharjo, H. Muryono Ismo Hartono (72), mengaku panen keluhan dari warga pasca kebijakan ini diterapkan.
-
Puluhan tabung gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di SPBU Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar diserbu masyarakat, Selasa (4/2/2025) pagi
-
Sub pangkalan bakal dibekali aplikasi. Ini untuk lebih mengontrol aktivitas jual beli yang ada di tingkat bawah.
-
Gas Elpiji tiga kilogram di beberapa pangkalan di Kabupaten Karanganyar kosong, Selasa (4/2/2025).
-
Menteri ESDM berjanji jika peralihan dari pengecer ke sub pangkalan tidak menggunakan biaya. Digitalisasi akan dibiayai pemerintah.
-
Menteri Bahlil turun langsung melihat kondisi antrean warga di lapangan. Dia meminta maaf pada warga yang mengantre.
-
Pemilik warung merespons wacana pengecer menjadi sub pangkalan elpiji 3 kg. Mereka meminta tak ada syarat tambahan dan modal tambahan untuk ini.
-
Pengecer bisa bernafas lega. Mereka diizinkan untuk berjualan gas melon lagi. Ini sesuai perintah dari Presiden Prabowo.
-
Presiden Prabowo menanggapi polemik Elpiji 3 kg. Dia memerintahkan agar pengecer bisa menjual gas kembali.
-
Banyak pangkalan di Boyolali yang kekurangan stok gas Elpiji 3 untuk bisa dibeli masyarakat.
-
Masyarakat terdampak langsung kebijakan pengecer tidak diperbolehkan berjualan elpiji 3 kg. Ada yang kesulitan mendapat gas hingga tak bisa berjualan.
-
PKL di Alun-alun Kabupaten Karanganyar mengaku tak masalah membeli gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di pedagang eceran
-
Sejumlah emak-emak di Wonogiri masih mendapatkan LPG 3kg melalui pengecer, yang mana harganya lebih tinggi daripada harga eceran tertinggi (HET).
-
Seorang lansia meninggal dunia setelah dia mengantre membeli gas melon. Kisah ini terjadi di Tangerang Selatan.
-
Anggota Komisi XII DPR RI Zulfikar Hamonangan meminta pemerintah mencabut kebijakan pengecer dilarang menjual elpiji 3 kg. Sebab, terjadi kegaduhan.
-
Para pengecer atau pemilik toko kelontong di Kabupaten Sragen merasa keberatan jika harus mendaftar menjadi pangkalan untuk menjual gas elpiji 3 kg
-
Sejumlah emak-emak di Wonogiri masih mendapatkan LPG 3kg melalui pengecer, yang mana harganya lebih tinggi daripada harga eceran tertinggi (HET).