Identitas Penembak Rumah Polisi Polres Aceh Timur Terungkap, Warga Jambo Reuhat
Polisi mengungkap kasus penembakan rumah pribadi anggota polisi Polres Aceh Timur Aipda Mirsal Soni.
Penulis: Tribun Network | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM - Kasus penembakan rumah pribadi anggota polisi Polres Aceh Timur Aipda Mirsal Soni, di Peudawa mulai ada titik terang.
Polisi sudah bergerak mencari sosok penembak tersebut.
Kini, pelaku sudah diamankan.
Ini dibenarkan Kasatreskrim Polres Aceh Timur Iptu Adi Wahyu Nurhidayat.
Dia mengatakan, sudah mengamankan tersangka berinisial YZ warga Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam.
Tersangka diamankan pada November 2024 lalu, di Kecamatan Ranto Peureulak, saat dia sedang mengunjungi rumah kawannya.
Setelah serangkaian interogasi dan penyelidikan panjang, pelaku YZ mengakui bahwa ia dan temannya LP yang melakukan penembakan tersebut.
YZ menembaki rumah anggota polisi menggunakan senapan laras panjang M16 sebanyak tiga kali tembakan.
Hal itu diuji oleh tim labfor polda Sumatera Utara, dan pengakuan dari tersangka sendiri bahwa ia menembaki rumah korban dengan senjata laras panjang M16.
Baca juga: Pilu Ayah Gamma, Korban Penembakan Pelajar Semarang: Ramadan Tak Bisa Buka Puasa dan Tarawih Bersama
"Tersangka mengakui bahwa ia menggunakan senjata tersebut," ujarnya pada Kamis (3/7/2025).
Polisi mengamankan satu unit handphone, satu buah magazine kaliber 5,56, dan 53 butir kaliber dengan berbagai jenis diantaranya, 10 butir peluru kaliber 5,56 RTA, dan 32 butir peluru kaliber 5,56 pindad, serta 11 butir peluru kaliber 7,62, satu pasang baju dan celana loreng, serta sepasang sepatu PDL yang digunakan pelaku saat melakukan penembakan.
Adi menjelaskan bahwa motif penembakan pelaku, YZ sengaja ingin membuat kekacauan di wilayah Aceh dengan menembaki rumah-rumah anggota.
"Tersangka juga terlibat penembakan gajah di Takengon pada tahun 2016 silam, dan terbongkarnya saat kita melakukan introgasi, saat ini pelaku sedang menjalani sidang di Takengon, setelah selesai di sana dia akan dikembalikan kemari dan akan kita sidangkan," jelasnya.
Sementara untuk LP saat ini menjadi (DPO) dan dalam perburuan pihak kepolisian, LP menyediakan senjata untuk YZ dalam melakukan aksi terornya itu.
Usai penembakan pihak keluarga Aipda Mirsal Soni mengungsi ke Polres Aceh Timur karena trauma hingga satu bulan.
Beli Rokok Pakai Uang Palsu Hasil Print Kertas HVS, 3 Pemuda Asal Sukodono Sragen Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
3 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Sukodono Sragen Ditangkap, Ada yang Masih Dibawah Umur |
![]() |
---|
Gara-gara Jual Wanita 16 Tahun Asal Wonogiri Lewat Michat, Muncikari di Salatiga Ditangkap |
![]() |
---|
Waspada Jambret di Gemolong Sragen Jateng! Tas Milik Ibu-ibu Ditarik Paksa oleh Pelaku |
![]() |
---|
Teganya Pengajar TPA Asal Bayat Klaten : Diduga Cabuli Anak Didiknya, Kini Dilaporkan ke Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.