TOPIK
Perebutan Tahta Keraton Solo
-
Dua Raja Keraton Solo bertemu setelah salat jumat, mereka bertegur sapa, namun tidak banyak yang dibicarakan.
-
Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan mengenai penerus tahta Keraton Kasunanan Surakarta.
-
Tedjowulan menyebut sudah menegur dua Raja Keraton Solo, namun respons yang berbeda ditunjukkan.
-
Teguran dari Tedjowulan diberikan untuk Sinuhun Pakubuwono XIV Hangabehi. PB XIV disebut sudah meminta maaf.
-
Kebijakan ini memutus tradisi lama, di mana bebadan biasanya menjabat sepanjang masa kepemimpinan raja.
-
Bebadan Baru PB XIV Purboyo sudah terbentuk, surat resmi soal bebadan ini akan dikirimkan ke Presiden hingga Kapolri.
-
Kubu PB XIV Purboyo membentuk bebadan baru. Pengukuhan bebadan ini juga dilakukan di Sasana Handrawina.
-
GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani menegaskan akan segera melayangkan surat resmi kepada pemerintah pusat hingga daerah.
-
GKR Timoer menegaskan dirinya tidak ingin terkesan berebut uang di tengah kebingungan Pemerintah Kota Solo terkait pencairan dana hibah.
-
Persoalan dana hibah ini mencuat di tengah polemik suksesi tahta Keraton Kasunanan Surakarta pasca wafatnya Sinuhun Pakubuwono XIII.
-
Akibat kisruh suksesi kepemimpinan, pencairan dana tersebut ditunda hingga ada kesepakatan mengenai siapa yang sah menjadi penerus tahta.
-
Pihak Tedjowulan buka suara soal dana hibah, mereka setuju bila dana hibah ditunda dan tidak ditransfer langsung ke PB XIV.
-
Hibah Pemerintah Kota Solo senilai sekitar Rp 200 juta berpotensi tertunda akibat perselisihan mengenai penerus tahta Keraton Kasunanan Surakarta.
-
Dana hibah Rp200 juta dari Pemkot Solo untuk Keraton Solo masih tertahan. Ini dampak dualisme Raja baru.
-
Status Raja Ad Interim Keraton Kasunanan Surakarta ditolak kubu PB XIV Purboyo. Mereka menyebut tidak pernah ada dalam tradisi.
-
Para utusan tersebut sebelum mengambil Bunga Wijayakusuma selama perjalanan juga berziarah ke sejumlah tokoh dan ulama.
-
Hangabehi menambahkan bahwa dirinya belum menyiapkan langkah berikutnya, termasuk soal rencana jumenengan atau upacara kenaikan tahta
-
Dua raja Keraton Kasunanan Surakarta menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, Jumat (21/11/2025).
-
Pemkot Solo menyatakan tak akan melakukan intervensi pada konflik di Keraton Solo.
-
Wali Kota Solo Respati Ardi menanggapi soal dualisme di Keraton Solo, dia menyebut hal ini membuat masyarakat bingung.
-
Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan meminta pihak Pakubuwono XIV Purboyo menunda acara Jumenengan.
-
Pakubuwono XIV Hangabehi buka suara soal dirinya yang disebut pengkhianat. Dia mengaku tak pernah diajak berembuk.
-
Ada yang berbeda dari Jumenengan Pakubuwono XIV Purbaya. Momen itu tarian sakral Bedhaya Ketawang dipastikan tidak akan ditampilkan.
-
Pada hari jumenengan atau upacara kenaikan tahta KGPAA Hamengkunegoro, Tedjowulan mengungkap memiliki undangan ke Hong Kong.
-
Konon salah satu syarat naik tahta, seorang calon raja harus menunaikan sholat jumat 40 kali.
-
Wali Kota Solo Respati Ardi masih mempelajari surat tembusan dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait Raja Ad Interim.
-
Maha Menteri Keraton Surakarta, KG Panembahan Agung Tedjowulan, menegaskan dirinya sejak awal meminta semua pihak menahan diri terlebih dahulu.
-
Tedjowulan tidak bisa menolak ketika disungkemi oleh KGPH Hangabehi, sehingga seakan-akan penobatan tersebut sudah sah karena terlanjur terlaksana.
-
Tedjowulan menilai prosesi tersebut terlalu tergesa-gesa dan belum sesuai aturan adat maupun masa berkabung.
-
Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan menegaskan bahwa penobatan dua kubu di Keraton Kasunanan Surakarta belum sah secara adat.