TOPIK
Penyerangan Acara Pernikahan di Solo
-
Penangkapan pria berinisial S alias Romdon terjadi saat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror tengah melakukan penggerebekan terduga teroris.
-
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, otak penyerangan yakni pria berinisial S alias Romdon.
-
Polisi menangkap otak pelaku penyerangan kasus pengrusakan dan penganiayaan di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo yakni S alias R di rumah kontra
-
Polisi mengamankan dua tersangka baru Kasus pengrusakan dan penganiayaan di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo.
-
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kedua tersangka baru tersebut berisial W (42) dan M (45).
-
Polisi kembali memburu 2 DPO kasus pengrusakan dan penganiayaan di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo.
-
Dari rekonstruksi yang diikuti TribunSolo.com, diketahui penyerangan tersebut digerakkan oleh seorang DPO berinisial R.
-
Terlihat di kawasan lokasi kejadian petugas kepolisian sudah melakukan persiapan di lapangan pukul 09.00 WIB.
-
Identitas otak penyerangan acara pernikahan keluarga Umar Assegaf di Kampung Mertodranan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, telah dikantongi pihak kep
-
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sampai saat ini pengusutan kasus penyerangan di Mertodranan terus berlanjut.
-
"Ditangkap di daerah Klaten setelah sempat melakukan persembunyian di Yogyakarta, Klaten dan Karanganyar," paparnya.
-
"Mereka ngekos di sini, sejak Sabtu siang, saat itu, mereka mencari 3 kamar untuk 6 orang, namun akhirnya mereka sewa 2 kamar saja," kata dia.
-
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menerangkan, S diamankan di Pacitan, Jawa Timur dan langsung dibawa ke Mapolresta.
-
Tersangka penyerangan keluarga Umar Assegaf di Mertodranan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo kian bertambah.
-
Pihak kepolisian kembali mencokok 2 orang terduga pelaku dalam insiden penyerangan di kawasan Mertrodanan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo
-
Kuasa hukum empat tersangka, Hery Dwi Utomo mengungkapkan mereka hanya simpatisan dalam insiden tersebut. "Mereka hanya spontanitas melihat ada kerum
-
Tersangka insiden penyerangan terhadap sebuah upacara pernikahan di kawasan Mertodranan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Solo telah diamankan pihak
-
Habib Syech Abdul Qodir Assegaf turut memberikan tanggapannya perihal insiden penyerangan di kediaman Assegaf bin Jufri beberapa waktu lalu.
-
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan tidak ada ruang bagi kelompok intoleran di Solo.
-
Menurut orang nomor satu di korps Bhayangkara Provinsi Jateng itu, jika para pelaku memiliki peran memprovokasi, melempar, hingga memukul.
-
Empat orang pelaku penyerangan keluarga Umar Assegaf bin Jufri resmi ditetapkan menjadi tersangka.
-
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada ruang untuk kelompok intoleran.
-
"Kita kan selalu membangun toleransi kepada umat beragama di Kota Solo tanpa memandang suku, agama, golongan, dan sebagainya," kata Rudy.
-
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menerangkan, lima orang yang diamankan tersebut memiliki berbagai peran.
-
Perwakilan keluarga, Memed menyampaikan ketiganya dimintai keterangan pasca diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
-
Perwakilan keluarga, Memed menyampaikan ketiganya saat ini tengah menjalani massa pemulihan.
-
Aliansi Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika Solo Raya mendatangi Polresta Solo, Selasa (11/8/2020).
-
Satu Persatu Penyerangan Pasar Kliwon Ditangkapi, Kapolda Jateng : Tak Ada Ruang untuk Intoleran!
-
"Ada yang sudah kami amankan, tapi nanti akan dirilis," jelas AKP Purbo kepada TribunSolo.com, Selasa (11/8/2020).
-
Sosok Umar Assegaf Korban Penyerangan di Pasar Kliwon Solo : Nama Sama, Tapi Bukan Habib asal Bangil